Breaking News:

Bukannya Menakut-nakuti, Pasien Covid-19 Masuk Daftar Antre: 23 RS Full tak Bisa Tampung Lagi

Bukannya menakuti-nakuti, pasien Covid-19 masuk daftar antre. Ini disebabkan karena 23 rumah sakit penuh tak bisa menampung lagi

Editor: Azis Husein Hasibuan
IST
Ilustrasi pasien covid-19 - Bukannya Menakut-nakuti, Pasien Covid-19 Masuk Daftar Antre: 23 RS Full tak Bisa Tampung Lagi 

Usia 60-69 tahun 40 orang, usia 0-5 tahun sebanyak 31 orang, usia 70-79 tahum 12 orang, di atas usia 80 tahun sebanyak 1 orang.

Tambah kapasitas ruang isolasi

Peningkatan kasus Covid-19 di Kota Depok seolah terus berlari hingga setiap harinya jumlah penderita virus asal Wuhan, Tiongkok itu bertambah. Data terbaru pada Minggu 20 Juni menunjukan tambahan kasua mencapai 653 orang.

Kenaikan kasus ini terus terjadi setelah libur lebaran 1442 Hijriah, padahal sebelumnya angka kasus di Kota Belimbing hanya berkisar di angka 100-an.

Hingga saat ini, total kasus aktif saat ini berjumlah 4.241 kasus atau 7,75 persen dengan positivity rate mencapai 38,29 persen.

"Positif rate di Depok mencapai 38,29 persen," kata Wali Kota Depok Muhammad Idris kepada wartawan di Depok, Senin (21/6/2021).

Akibatnya, tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate) rumah sakit terus merangkak naik. Dari data terbaru menunjukka BOR ruang ICU mencapai 96,36 persen dan ruang isolasi mencapai 86,37 persen.

"Rumah sakit rujukan pasien Covid-19 penuh semua," ujarnya.

Fakta ini pun melahirkan adanya antrean pasien Covid-19 yang harus dirawat baik di ICU rumah sakit maupun ruang isolasi.

Pemkot Depok pun tengah mengupayakan penambahan kapasitas BOR ruang isolasi dan ICU di sejumlah Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kota Depok.

Halaman
123
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved