News Video
Jalan Rusak di Kelurahan Belawan Sicanang Semakin Terkikis Air Laut, Warga: Proyek Tanggung Itu
Jalan rusak di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, terlihat semakin terkikis dan rusak akibat seringnya pasang air laut.
Laporan Wartawan Tribun Medan, Almazmur Siahaan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Jalan rusak di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, terlihat semakin terkikis dan rusak akibat seringnya pasang air laut.
Jalan rusak tersebut berada di pertengahan tiga jalan, yaitu Jalan Pulau Sicanang, Jalan Komplek Rumah Sakit Kusta dan Jalan Kelapa.
Berdasarkan informasi dari warga setempat, jalan tersebut sudah rusak selama sekitar 5 tahun. Kondisinya saat ini semakin parah karena semakin terkikis air laut yang hampir setiap hari terjadi pasang.
Baca juga: MENCEKAM, Arus Sungai Tiba-tiba Deras, Pria Pemancing Ikan Terjebak di Tengah Sungai
Warga setempat, Rosnadi Nababan mengatakan, saat air laut pasang, kendaraan yang lewat khususnya sepeda motor sering sekali mogok karena kondisi jalan rusak lebih rendah daripada jalan yang sudah dicor.
Akibatnya, beberapa warga terpaksa harus mendorong sepeda motornya.
Tidak jarang juga warga terjatuh saat air laut pasang, karena lubang di jalan rusak tersebut tidak kelihatan lagi.
"Kalau rusaknya sudah ada sekitar 5 tahun. Yang sering di situ motor mogok lah kalau lagi banjir, kadang ada juga yang sampai jatuh di situ, karena kalau banjir kan enggak nampak airnya. Seminggu yang lalu ada becak jatuh waktu mau ke arah Jalan Kelapa ini," ujar Rosnadi, Senin (21/6/2021).
Warga lainnya, Nando Sinaga mengatakan hal serupa. "Kerugian yang dialami warga pada waktu air laut pasang. Ini tadi siang air pasang, ketinggian di jalan rusak itu sampai setengah meter, jadi kalau motor atau mobil lewat kadang mogok di situ. Ada yang jatuh tapi tidak fatal," ujarnya.
Nando mengatakan, sekitar 4 tahun yang lalu, awalnya jalan yang dicor adalah Jalan Pulau Sicanang, kemudian Jalan Komplek Rumah Sakit Kusta dan disusul Jalan Kelapa.
Ia pun heran mengapa jalan di tengah persimpangan tiga jalan tersebut tidak dicor, hingga warga menyebutnya proyek tanggung.
"Ini dicor sekitar 4 tahun yang lalu. Pertama dicor jalan utama mau ke Belawan itu, sesudah itu jalan komplek rumah sakit kusta, kemudian jalan kelapa. Yang terakhir sekitar 5 tahun yang lalu. Cuma ini saja yang tidak dicor, sudah seperti proyek tanggung itu," kata Nando.
Rosnadi dan Nando mengatakan, dua hari yang lalu, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra, Jaya Saputra didampingi rekannya, datang ke Jalan Komplek Rumah Sakit Kusta. Mereka pun memfoto dan memvideokan jalan rusak tersebut.
Warga setempat pun berharap kehadiran Jaya Saputra dapat menjadi kabar baik bagi mereka dengan diperbaikinya jalan tersebut.
(Cr17/tribun-medan.com)