News Video
MOBIL BELOK SEMBARANGAN Senggol 2 Sepeda Motor, Hingga 3 Pemotor Jatuh Terseret
Seorang pengemudi mobil yang asal belok, berimbas senggol sepeda motor hingga dua pemotor jatuh terseret di Desa Petekeyan, Jawa Tengah.
Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: M.Andimaz Kahfi
MOBIL BELOK SEMBARANGAN Senggol 2 Sepeda Motor, Hingga 3 Pemotor Jatuh Terseret
TRIBUN-MEDAN.COM - Beredar video memperlihatkan seorang pengemudi mobil yang asal belok, berimbas senggol sepeda motor hingga dua pemotor jatuh terseret di Desa Petekeyan, Jawa Tengah.
Sebelum peristiwa terjadi, kondisi jalanan sedang sepi.
Tak lama kemudian terlihat pengendara sepeda motor matik melintas dengan kecepatan sedang.
Tiba-tiba sebuah mobil berwarna putih keluar dari jalan pertigaan dan langsung memaksa untuk belok kiri.
Pengendara mobil yang tidak melihat sepeda motor, langsung menyenggol hingga keseimbangan pengendara oleng dan terjatuh hingga beberapa meter ke depan.
Mirisnya dari arah berlawanan, sepeda motor yang jatuh menyeret kembali dihantam oleh sepeda motor lainnya.
Terlihat sepeda motor yang juga terjatuh, dikendarai oleh pasangan suami istri.
Keduanya, juga ikut terjatuh dan menyeret hingga beberapa meter ke depan.
Si pria langsung menolong pasangannya yang jatuh serta melihat apakah ada mengalami luka-luka.
Kesal dengan si pengendara mobil, pria itu lalu bangkit dan mendekati mobil berwarna putih yang menjadi biang kerok tabrakan.
Saat si pengendara membuka pintu mobil, pria itu langsung mencekik pengendara mobil yang ugal-ugalan.
Ia lalu menarik sang sopir untuk keluar dan bertanggung jawab atas kejadian yang telah diperbuat.
Beberapa pengendara yang melintas juga berhenti dan berusaha untuk menolong para korban.
Tak lama kemudian, datang seorang pria yang mengendarai sepeda motor bebek dan coba melerai si pria yang emosi mencekik sopir mobil.
Nah, sebaiknya tetap berhati-hati ya saat membawa kendaraan. Apalagi saya berada dipersimpangan jalan.
Coba perhatikan benar-benar kondisi sekeliling apakah sudah aman untuk berbelok, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
(mak/tribun-medan.com)