Breaking News:

PPDB Paling Hancur dan tak Transparan, Orangtua Serukan Pencopotan Kadis Pendidikan Sumut

Mereka hadir sesuai dengan pengumuman yang disampaikan Ketua PPDB Sumut, Ikhsan Lubis pada Jumat (18/6) lalu.

Penulis: Kristen edi sidauruk | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/ KRISTEN EDI
ENRIKO Sihombing (mengenakan baju putih), orangtua yang kecewa dengan hasil PPDB jalur prestasi tahun ini. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Puluhan orangtua Calon Peserta Didik (CPD) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi kembali mendatangi kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Senin (21/6/2021).

Mereka hadir sesuai dengan pengumuman yang disampaikan Ketua PPDB Sumut, Ikhsan Lubis pada Jumat (18/6) lalu untuk menyelesaikan persoalan jalur prestasi ini.

Namun setelah mendengar penjelasan dari panitia PPDB yang mengatakan hasil untuk jalur prestasi, perpindahan orang tua dan afirmasi tidak dibuka kembali, orangtua CPD tidak terima dan lantas meneriakkan pencopotan Kadis Pendidikan.

"Copot Kadisnya, penyelenggaraan PPDB tahun ini paling hancur," ujar orangtua CPD.

Baca juga: Inspektorat Beri Peringatan Ke Dinas Pendidikan Sumut Terkait Pelaksanaan PPDB Yang Kacau

"Saya kira itu tidak memberikan solusi. Kami hanya mau menerima penjelasan yang ada bukti berapa nilai anak kami itu. Kriteria apa yang dipakai panitia tahun ini makanya anak kami tidak bisa masuk padahal nilainya lebih tinggi. Sementara satu kelasnya ada yang lebih rendah bisa masuk," jelasnya.

Orangtua kembali mengatakan tuntutan mereka hanya sederhana, Dinas Pendidikan Sumut membuka secara transparan sistem penilaian yang dilakukan pada penerimaan tahun ini.

"Tuntutan kami hanya sederhana, Pak, dari hari sebelumnya kami minta silakan dibuka perankingan yang dilakukan di setiap sekolah, kalau memang anak kami tidak masuk sesuai dengan dengan data transparan, kami terima Pak," ujarnya.

Ketua PPDB, Ikhsan Lubis dalam kesempatan tersebut menawarkan agar orangtua kembali datang ke kantor Dinas Pendidikan untuk diberikan keterangan lebih lanjut.

"Besok (hari ini) bapak ibu silakan datang kembali jam sembilan pagi, kita akan jelaskan secara langsung apa yang menjadi persoalan bapak ibu," jelas Ikhsan.(cr6/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved