Breaking News:

ANWAR TANUHADI Dituntut 3 Tahun, Puluhan Mahasiswa Minta PN Medan Bebaskan Terdakwa

Puluhan mahasiswa berdemonstrasi di depan Pengadilan Negeri Medan, Senin (21/6/2021) siang.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/Fredy Santoso
Puluhan mahasiswa berdemonstrasi di depan Pengadilan Negeri Medan, Senin (21/6/2021). Mereka meminta agar Pengadilan membebaskan terdakwa Anwar Tanuhadi. (Tribun-medan.com/Fredy Santoso) 

Berdasarkan perjanjian pengikatan jual beli Nomor 34 tanggal 22 Oktober 2018 itu, Dadang meminta tolong kepada Ir Diah Respati K Widi (ditahan dalam perkara lain di Rutan Pondok Bambu Jakarta) untuk mencari orang yang bisa meminjamkan uang dengan jaminan satu set Sertifikat HGB Nomor: 2043 atas nama PT Cikarang Indah (tanda bukti hak) yang terletak di Desa Karang Asih Kec. Cikarang Utara Kab. Bekasi Provinsi Jawa Barat.

Lalu, Diah meminta tolong kepada Budianto (DPO Polsek Medan Timur) untuk menghubungi Octoduti Saragi Rumahorbo.

Pada 12 Februari 2019, Diah mempertemukan Dadang dengan Octoduti.

Setelah bertemu, Dadang mengaku ingin meminjam uang sebesar Rp 4 miliar dengan jangka waktu pembayaran selama satu bulan, dengan jaminan satu set sertifikat HGB Nomor:2043 atas nama PT Cikarang Indah.

Baca juga: Niatnya Sholat Tarawih, Gadis Ini Diculik Pacar, Dilarikan dan Dirudapaksa di Rumah Kosong

"Pada 18 Februari, Octoduti dan Albert menemui Joni Halim di rumahnya, Jalan Flores No. 1-A Kecamatan Medan Perjuangan,"

"Mereka menyampaikan keinginan Dadang untuk meminjam uang sebesar Rp 4 miliar. Nantinya, uang akan dikembalikan menjadi Rp 6 miliar dengan jaminan SHGB yang dijanjikan," kata Jaksa.

Joni yang tertarik lantas menyetujui dan memberikan uang tersebut.

Penyerahan uang dibarengi dengan kwitansi yang ditandatangani oleh Dadang.

Saat itu, Budianto mengatakan bahwa rekannya bernama terdakwa Anwar Tanuhadi bisa juga mencairkan uang dari bank dengan menggunakan sertipikat HGB dalam waktu satu bulan paling sedikit Rp50 miliar.
Saat tiba hari pengembalian, ternyata Dadang tidak membayarkan uang sebesar Rp 6 miliar milik Joni kepada Octoduti seperti yang dijanjikan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved