Breaking News:

Atap Pusat Pasar Medan Ambruk Diterpa Angin Kencang, Kepala Pusat Pasar: Kami Langsung Perbaiki

Atap Pusat Pasar Medan seketika ambruk diterpang angin kencang, Selasa (22/6/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/YUFIS NIANIS NDURU
Atap Pusat Pasar Medan ambruk karena angin kencang, Selasa (22/6/2021). Kegiatan niaga di pasar ini tetap berjalan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Yufis Nianis Nduru

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Atap Pusat Pasar Medan seketika ambruk diterpang angin kencang, Selasa (22/6/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala Pusat Pasar Medan Bonar Pasaribu menuturkan akan langsung menangani kerusakan dan biaya perbaikan atas kerusakan ini diperkirakan Rp 20 sampai 30 juta rupiah. 

"PD Pasar akan langsung menangani dan malam ini langsung kami kerjakan. Mungkin biaya kerusakan ini sekitar Rp 20 juta-Rp30 juta menggunakan dana PD pasar," ujar Bonar, Selasa (22/6/2021). 

Menurutnya, atap rusak disebabkan kuatnya putaran angin. Ia menambahkan  fondasi maupun kerangka atap tidak ada kerusakan sebelumnya. 

"Ini karena angin puting beliung sehingga atap taman luar ini hancur," kata Bonar. 

"Rangka-rangka seng ini sebelumnya masih kuat karena baru dua tahun lalu kita ganti dalam tahap renovasi. Mungkin tadi rangkanya terangkat baru jatuh lagi dan akibat angin ini atap taman sebelah juga ada rusak namun hanya bengkok," ujar Bonar. 

Terkait ambruknya atap Pusat Pasar Medan, Bonar mengungkapkan bahwa tidak ada korban maupun kerusakan gerai sekitarnya 

Selama masa perbaikan atap ini, ia menyatakan tidak ada pemberhentian kegiatan di pusat pasar esok hari dan masa pengerjaan perbaikan atap ini diperkirakan selama tiga hari. 

 Guntur Limbong selaku pedagang yang berada tepat di bawah atap Pusat Pasar Medan menceritakan kronologi peristiwa.

"Memang sekitar pukul empat sore, angin dengan hujan deras seperti angin puting beliung yang sangat dahsyat dan sebentar saja dari arah selatan ke tengah-tengah ini langsung mengangkat dan rubruklah. Saya saja terkejut juga," kata Guntur. 

"Ketepatan hari ini pengunjung sepi sehingga saat ambruknya atap tadi memang tidak ada pengunjung maupun kami pedagang di bawahnya. Berhubung saya pedagang yang di area bawah atap ini maka hal ini juga sudah kami sampaikan kepada kepala PD pasar dan mereka akan menangani malam ini," ujar Guntur. 

Guntur menyatakan meskipun usaha miliknya di bawah taman luar ini, barang-barang usahanya tidak mengalami kerusakan. 

Daniel Tobing sesama pedagang Pusat Pasar juga menuturkan hal yang sama bahwa ambruknya atap ini akibat angin dan tidak ada memakan korban ataupun kerusakan lainnya. 

(cr20/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved