CPNS Medan

Kabupaten Sergai Usulkan Penerimaan CPNS untuk Tenaga Teknis dan Tenaga Kesehatan

Saat itu melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKD menyebut yang diusulkan adalah tenaga teknis dan tenaga kesehatan.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Seribu peserta mengikuti ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham, di Gor Futsal Dispora Sumut, Rabu (29/1/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Hingga saat ini Pemkab Serdang Bedagai (Sergai) belum mendapatkan informasi mengenai jumlah kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sergai mengaku belum mengetahui formasi apa saja nantinya yang akan dibutuhkan.

Mereka pun sedang menunggu kabar dari Pemerintah Pusat. 

"Kita sampai sekarang masih menunggu jadwal dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Formasinya menunggu pengumuman resmi kita," ucap Kepala BKD Sergai, Dimas Kurnianto Selasa, (22/6/2021).

Karena belum ada penerimaan CPNS di Kabupaten Sergai saat ini banyak lulusan SMA sederajat yang mencoba keberuntungan mengikuti seleksi menjadi Praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Terkait seleksi di IPDN ini Dimas sendiri mengaku tidak mengetahui berapa jumlah anak Sergai yang mendaftar.

Hal ini lantaran pihaknya tidak ada terlibat dalam proses penyeleksian.

"Peserta IPDN mendaftar langsung ke Provsu (Provinsi Sumatera Utara). Beberapa tahun terakhir pendaftaran utusan Provinsi masing-masing," kata Dimas Kurnianto. 

Pihak BKD Sergai beberapa waktu lalu sempat mengatakan telah mengirimkan usulan kebutuhan CPNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dalam usulan itu kebutuhan tenaga guru sama sekali tidak dimasukkan. Artinya bisa dipastikan kedepan ketika ada pelaksanaan ujian seleksi CPNS di Sergai tidak ada kebutuhan tenaga guru. 

Saat itu melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKD menyebut yang diusulkan adalah tenaga teknis dan tenaga kesehatan.

Total kebutuhan CPNS yang dipintakan ke BKN mencapai 96 orang.

Meski tidak dimasukkan dalam usulan untuk jalur CPNS 2021, namun disebut Pemkab tetap mengusulkan kebutuhan tenaga guru hanya saja pada jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). 

Hal ini lantaran disadari hingga kini sebenarnya masih banyak sekolah-sekolah yang kekurangan guru. Untuk jumlahnya ada diusulkan permohonan sebanyak 100 orang.

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved