Update Covid 19 di Sumut

Opsi Lockdown di Medan, Ini Komentar Bobby Nasution

Kasus Covid-19 di Kota Medan menanjak tajam sepekan terakhir. Puluhan orang meninggal dunia dalam kondisi positif Covid-19

Editor: Array A Argus
Dok. Humas Pemko Medan
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, saat menjadi narasumber dalam dialog publik yang dihelat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumut, Sabtu (19/6) di aula LPMP Sumut.  

TRIBUN-MEDAN.COM-Kasus Covid-19 di Kota Medan meningkat drastis sepekan terakhir.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan pada Senin (21/6/2021), kasus konfirmasi Covid-19 mencapai 17.475 dengan peningkatan sebanyak 91 kasus dalam sehari.

Sementara untuk angka kematian mencapai 629, dengan total peningkatan sebanyak 8 kasus kematian dalam satu hari.

Angka kesembuhan mencapai 15.937 dengan peningkatan 80 orang yang sembuh dalam 24 jam.

Baca juga: TERNYATA Covid-19 Juga Menyerang Saraf Otak, Begini Gejalanya Jika Sudah Terinfeksi

Sementara berdasarkan status tingkat resiko dari website https://covid19.go.id/peta-risiko Kota Medan bertahan di status zona orange atau resiko sedang.

Wali Kota Medan Bobby Nasution menanggapi wacana pembatasan kegiatan skala besar yang sudah dilakukan di beberapa kota seperti Bandung, Jawa Barat.

"Kalau untuk lockdown, saya rasa untuk Kota Medan ada banyak yang harus dipertimbangkan. Karena ada kabupaten/kota di sekitar kita yang banyak aktivitasnya di Medan,"

"Jadi kebijakan lockdown kita harus pertimbangkan kabupaten Kota sekitar kita," ujar Bobby saat ditemui usai meninjau warga miskin di Kecamatan Medan Timur, Senin (21/6/2021) sore.

Baca juga: KASUS Covid-19 di Indonesia Tembus Angka Lebih dari 2 Juta Pasien, Ini Sebarannya di 34 Provinsi

Menurut Bobby Nasution, untuk keputusan lockdown ataupun pembatasan kegiatan skala besar merupakan keputusan bersama kabupaten/kota yang di sekitar Kota Medan.

"Yaitu kabupaten kota di sekitar kita, Mebidangro (Medan, Binjai, Deliserdang, Karo) itu keputusannya bukan hanya Kota Medan saja,"

"Ini ibukota provinsi, kegiatan ekonomi di sini. Penduduk kita ada 2,3 juta, tapi lalau siang jadi 3 juta, kenapa? karena banyak yang datang dari Kabupaten/kota sekitar. Oleh karena itu kalau kita lockdown harus kita sepakati dulu bersama," ucapnya.

Sebelummya, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan dalam satu minggu terakhir sebanyak 414 orang tercatat terpapar Covid-19 di Medan.

Angka ini jika diratakan perhari pasien Covid-19 bertambah sebanyak 69 orang.

Baca juga: Amerika Bagi-bagi Vaksin Covid-19, Inilah Negara-negara yang Mendapatkan, di Antaranya Indonesia

"Memang angka kasus konfirmasi meningkat, tapi masih bisa terkendali," ujarnya.

Bobby Nasution mengklaim walaupun kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Medan relatif masih cukup tinggi, tingkat ketersediaan tempat tidur pasien isolasi di Rumah Sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Medan menurun dari 75 persen kini menjadi 43 persen.

"Artinya tugas kita kedepan masih cukup berat, karena itu tetap jaga kesehatan dan tetap semangat," tuturnya.

Sementara tingkat kesembuhan dalam satu minggu terakhir sebanyak 257 atau jika diratakan pasien sembuh sebanyak 42 orang setiap harinya.(cr14/tribun-medan.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved