Breaking News:

TRIBUNWIKI

Tugu Kapiten Purba, Saksi Perjuangan Masyarakat Karo, Masih Terjaga Hingga Kini

Sampai saat ini, peninggalan bukti sejarah juga masih terlihat dengan adanya bangunan atau monumen yang masih terjaga.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ NASRUL
Suasana di tugu Kapiten Purba, saksi perjuangan pemuda Karo, Jalan Kapten Pala Bangun, Kabanjahe, Selasa (22/6/2021).  

Berdasarkan catatan sejarah yang didapat dari website Pemkab Karo, diketahui Kapiten Purba merupakan salah satu bagian dari pemuda Karo yang turut mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dari sejarah ini, tercatat Kapiten Purba merupakan bagian dari anggota Badan Keselamatan Rakyat (BKR), yang merupakan tentara resmi pemerintah.

Sebelumnya, BKR ini dinamai Barisan Pemuda Indonesia (BPI) yang dibentuk pada 29 September 1945.

Di dalam BKR ini diketahui, dikomandoi oleh Djamin Ginting sebagai komandan pasukan teras, bersama-sama Nelang Sembiring dan Bom Ginting.

Dendan susunan anggotanya antara lain, Selamat Ginting, Nahud Bangun, Rimrim Ginting, Kapiten Purba, Tampak Sebayang dan lain-lain.

Baca juga: 4 Personil Polda Aceh Yang Ditangkap Usai Dugem Dengan 3 Mahasiswi Divonis Rehab

Diketahui, tugas BPI ini pertama menyebarluaskan Proklamasi Kemerdekaan ke desa-desa Tanah Karo, kedua membentuk ranting-ranting BPI di desa-desa, dan ketiga mencari senjata untuk memperkuat barisan.

Beberapa jenis senjata karabin, pistol, pedang panjang yang dikuasai dengan berbagai cara memang sudah dimiliki, namun jauh sekali dari cukup.

Satu-satunya jalan untuk memiliki senjata api itu adalah mengambil atau merebutnya dari tentara Jepang.

Peristiwa yang sangat penting pada saat itu adalah, insiden Tiga Panah pada tanggal 9 Desember 1945 dimana terjadi serangan barisan pemuda terhadap konvoi tentara Jepang.

(cr4/tribun-medan.com) 

 
 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved