Wajah Preman Bertato Pelaku Pungli Mendadak Pucat Begitu Ditangkap Polisi

Preman bertato yang sempat viral karena melakukan pungli terhadap sopir truk akhirnya diciduk petugas Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Array A Argus
HO
Salam Mujiono Sitorus, preman yang sempat viral saat melakukan pungli setelah ditangkap petugas Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Selasa (22/6/2021).(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Salam Mujiono Sitorus sempat viral di media sosial.

Pasalnya, preman bertato pelaku pungli ini kerap meresahkan masyarakat, khususnya sopir angkutan barang di Sicanang, Kecamatan Medan Belawan.

Karena sudah sangat sering bikin onar, preman bertato pelaku pungli ini akhirnya ditangkap.

Ketika diciduk polisi, lelaki berusia 44 tahun yang biasanya bergaya sok jago ini cuma tertunduk lesu.

Baca juga: Preman di Medan Makin Bar-bar, Anggota TNI AD Dihantami Balok Hingga Luka-luka

Wajahnya pucat saat digelandang ke Polres Pelabuhan Belawan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek Hery Cahyadi, warga Jalan Kelapa Pulau Sicanang, Kecamatan Medan Belawan ini ditangkap saat mangkal di lokasi kejadian.

"Pelaku ini kerap diduga melakukan pemerasan dan pungli. Aksinya viral di media sosial," kata Kadek, Selasa (22/6/2021).

Adapun kronologis kejadian, lanjut Kadek, bermula pada Sabtu (19/6/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Baca juga: Viral Pria Minta Uang Preman ke Sopir Panglong di Kawasan Sicanang

Saat itu korbannya tiba di Panglong Pak Aji di Pulau Sicanang, Belawan hendak mengantarkan bahan bangunan ventilasi lubang. 

Ketika hendak balik, tiba-tiba korban didatangi oleh Salam Mujiono Sitorus.

Pelaku meminta uang Rp 20 ribu dengan alasan uang melintas seperti biasa. 

Pelaku awalnya sudah menerima uang Rp 15 ribu, namun merasa kurang dan tidak cukup.

Dia mendatangi lagi korban untuk menggenapkan uang pungli menjadi Rp 20 ribu. 

Baca juga: Polres Langkat Amankan 23 Preman yang Resahkan Warga : Kita Akan Lakukan Penindakan

Karena hanya seorang sopir yang juga digaji pas-pasan, korban tidak bisa memenuhi. 

Akibat kejadian tersebut korban merasa keberatan sehingga merekam aksi pungli sebagai bahan bukti untuk melaporkan kejadian ke SPKT Polres Pelabuhan Belawan

"Pelaku diamankan di tempatnya melakukan pungli. Adapun alasannya melakukan pungli untuk uang keamanan," kata Kadek.(dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved