Breaking News:

Darma Wijaya Tolak Prado Rp 2,5 M, Pemkab Sergai Anggarkan Rp 1,4 M Beli Dua Mobil Dinas Baru

Jika mobil Darma Wijaya hitam doff beda dengan Adlin Tambunan yang warna hitam kilat.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
BUPATI dan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya dan Adlin Tambunan datang ke acara syukuran pembangunan jalan di Desa Lidah Tanah Kecamatan Perbaungan Rabu, (23/6/2021).(TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN) 

TRIBUN-MEDAN.com, SEIRAMPAH - Beberapa bulan menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya dan Adlin Tambunan mendapat mobil dinas baru. Bagian Umum Pemkab Sergai mengeluarkan anggaran sekitar Rp 1,4 miliar untuk membeli dua mobil. Untuk jenisnya Bupati dan Wakil Bupati sama-sama Toyota Fortuner tipe VRZ.

Yang membedakan mobil Bupati dan Wakil Bupati ini hanya warna. Jika mobil Darma Wijaya hitam doff beda dengan Adlin Tambunan yang warna hitam kilat. Untuk plat mobil dinas Bupati bernomor BK 1 NX sedangkan Wakil Bupati BK 2 NX.

Kabag Umum Pemkab Sergai, Rico Ebtian yang dikonfirmasi menjelaskan, permintaan untuk membeli mobil tipe VRZ adalah kemauan Darma Wijaya sendiri. Diakui kalau sebelumnya sudah disiapkan anggaran untuk membeli mobil Toyota Land Cruiser Prado yang untuk satu unitnya sekitar Rp 2,5 miliar. Karena memang permintaan Darma Wijaya sendiri mereka pun mengikutinya.

"Ya, mobil baru termasuk mobil Pak Wakil. Awalnya mau dikasih mobil Land Cruiser Prado yang harga Rp 2,5 miliar tapi nggak mau. Pak Bupati minta yang Fortuner VRZ saja karena itu Pak Wakil pun otomatis ikut juga karena nggak mungkin lebih tinggi lagi. Sekitar 700 juta VRZ itu harganya satu unit," ujar Rico Ebtian, Rabu (23/6/2021).

Mantan Camat Sipispis ini tidak menampik kalau mobil Prado yang sempat dipakai mantan Bupati Soekirman masih layak jalan dan saat ini masih ada sama Darma Wijaya. Ia menyebut alasan membelikan mobil baru untuk Bupati dan Wakil Bupati karena usia mobil yang sebelumnya sudah diatas 5 tahun. Diakui kalau Adlin juga mempunyai dua mobil yakni sama-sama Fortuner VRZ yang sebelumnya dipakai oleh Darma Wijaya ketika masih menjabat sebagai Wakil Bupati.

"Mobil Prado yang lama itu tahun 2012 ntah tahun 2013. Yang jelas kalau sudah lima tahun bisa pengadaan baru. Pradonya sudah tahun lama. Masih sama bapak juga memang. Tapi itu mau kami jadikan mobil untuk tamu kalau ada yang datang dari Pusat. Sekarang Pak Bupati dan Wakil dapat dua karena sesuai PP bisa memang dapat dua," kata Rico Ebtian.

Rico berpendapat mobil Fortuner VRZ yang dipakai sekarang sudah dibawah standart mobil dinas untuk Bupati-bupati. Ia menyebut sesuai aturan boleh Bupati dan Wakil Bupati sama jenis dan tipe mobilnya. Penolakan Bupati untuk menerima mobil Prado baru membuat Pemkab menjadi tambah irit.

"Banyak kali iritnya karena nggak jadi dibelikan dua Prado baru, makanya bisa terbeli mobil dinas untuk Camat-camat yang baru. Ada tujuh Avanza itu untuk Camat jadinya. Mobil Pak Bupati dan Pak Wakil itu dibeli bulan lima kemarin," kata Rico.

Baca juga: Bupati Sergai Darma Wijaya Digugat Seorang Wanita ke Pengadilan Gegara Masalah Ini

Jalan di Sergai Banyak Rusak

BUPATI Sergai, Darma Wijaya mengatakan, dirinya memilih Fortuner VRZ karena menganggap sudah layak untuk dipakai seorang Bupati. Menurutnya tidak perlu memilih mobil Toyota Prado karena jalan di Sergai pun masih banyak yang rusak. Lebih bagus anggarannya difokuskan untuk infrastruktur khususnya jalan.

"Lihat Bupati , dimana-mana kalau sudah jadi pasti naik Prado semua, Benarkan?. Kami naik Fortuner saja udah cukup. Orang jalan kita kayak gini (masih banyak yang rusak) mau kemana rupanya. Saya bilang kalau Prado apa bisa lompat rupanya? Kan nggak bisa?,"ucap Darma Wijaya ketika hadir diacara syukuran pembagunan jalan yang dilakukan warga Desa Lidah Tanah Kecamatan Perbaungan, Rabu (23/6/2021).

Darma mengaku, begitu duduk menjadi Bupati, hal yang pertama ia lihat adalah anggaran. Ia mengaku sangat tidak setuju kalau anggaran pengadaan mobil dinas baru Bupati Toyota Land Cruiser Prado. Dianggap harganya sangat kemahalan untuknya karena satu unitnya Rp 2,5 miliar.

"Makanya sekarang dinas-dinas pusing semua anggarannya dikurangi semua dan dibuat untuk jalan. Nggak ada lagi jalan-jalan saya bilang, DPRD pun merengut sama saya. Awalnya begadoh tapi awal yang baik karena mereka bilang akhirnya betul juga ya. Makanya saya didukung sama DPRD dengan jumlah 33 kursi," kata Darma Wijaya.

Pria yang akrab disapa Wiwik ini mengaku persoalan infrastruktur jalan sudah menjadi prioritasnya sejak awal. Dirinya paham kalau niatnya embuat perubahan terkadang dipandang negatif sebagian orang. “Tapi saya tetap pada pendirian untuk membuat jalan-jalan yang ada di Sergai bisa mulus ke depannya,” katanya. (dra/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved