Breaking News:

Kriminalitas

Tauke Ikan Teri Gagal Beli Kapal, Tarik Uang Rp 150 Juta Malah Digondol Maling

Aksi pencurian modus pecah kaca terjadi di Kabupaten Asahan dan menyebabkan kerugian bagi pasangan suami istri Sulistio dan Mariani Tanjung

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Petugas Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan saat melakukan olah TKP pencurian modus pecah kaca di Pasar Diponegoro Asahan, Rabu (22/6/2021).(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,KISARAN-Pasangan suami istri (pasutri) Sulistio dan Mariani Tanjung cuma bisa menghela nafas dalam-dalam.

Niat keduanya untuk membeli kapal kandas, setelah uang yang baru saja ditarik dari bank raib digasak kawanan maling modus pecah kaca mobil.

Adapun peristiwa pencurian ini dialami keduanya ketika berada di Pasar Diponegoro, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Rabu (23/6/2021) siang.

Menurut cerita Sulistio, yang merupakan tauke ikan teri, sebelum pergi ke pasar, dia dan istrinya sempat menyambangi tiga bank berbeda mengendarai mobil Toyota Kijang Innova BK 1196 VP miliknya.

Baca juga: Pasien PDP Covid-19 Ngamuk Pecah Kaca Jendela Rumah Sakit Ancam Perawat, Polisi Dipanggil

Mereka pergi ke BRI, BCA dan Bank Mandiri yang ada di wilayah Kisaran.

Uang yang ditarik dari ketiga bank itu berjumlah Rp 150 juta.

Selanjutnya, uang tersebut dipisah ke dalam tiga kantong plastik, yang masing-masing berisi Rp 30 juta (dari BRI), Rp 40 juta (dari BCA) dan Rp 80 juta (dari Bank Mandiri).

Uang Rp 30 juta dan Rp 40 juta disimpan di dashbor antara bangku kemudi.

Sementara uang Rp 80 juta disimpan di bangku belakang.

Baca juga: Tiga Pelaku Pencurian Pecah Kaca di DPRD Sumut Gasak Uang Rp 60 Juta, Dua Tersangka Ditembak

Karena Mariani ada keperluan hendak membeli sayur, mereka pun pergi ke Pasar Diponegoro.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved