Breaking News:

Atlet Difabel Lakukan Try Out Dengan Atlet Non Difabel, Pelatih : Untuk Tambah Kepercayaan Diri

Pak Ang menyampaikan, untuk Peparnas sudah menyiapkan tiga atlet Sumut, yaitu Gunawan, Awik, dan Sugyok.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ ARDIANSYAH
Sylvia Warsono (kanan) dan Sofyan (kiri) saat try out. Kegiatan yang digelar di Kantor NPC Sumut ini bertujuan untuk menambah kepercayaan diri atlet difabel Sumut jelang kompetisi.  

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Jelang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) ke-16 tahun 2021 di Papua dan Asian Para Games di China, sejumlah atlet melakukan persiapan.

Di antaranya atlet tenis meja Sumatera Utara.

Pelatih tim tenis meja Sumut untuk Peparnas Papua, Pak Ang mengatakan, di antara persiapan itu adalah pelaksanaan try out antara atlet difabel dan normal.

"Kita sudah undang atlet tenis meja yang non difabel, Sylvia Warsono dari Jakarta. Ini bertujuan untuk menambah kepercayaan diri atlet difabel kita," ujarnya kepada Tribun Medan saat ditemui di Kantor National Paralympic Committee (NPC) Sumut, jalan Stadion Teladan, No 22, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Jum'at (25/6/2021) sore.

Sambungnya, dengan adanya try out ini, diharapkan performa atlet difabel tenis meja Sumut untuk Peparnas nanti menjadi maksimal.

Baca juga: 6 Fakta Tradisi Pernikahan Orang Israel, di Antaranya Perayaan Liar dan Jarang Memulai Tepat Waktu

Pak Ang menyampaikan, untuk Peparnas sudah menyiapkan tiga atlet Sumut, yaitu Gunawan, Awik, dan Sugyok.

Sedangkan untuk Asian Para Games, Bahdir Johan Harahap, Sofyan, dan Susilawati.

Untuk jadwal latihan, Pak Ang menyampaikan, mereka lakukan dengan dua sesi.

"Senin, Rabu, Jum'at, setiap sore latihannya di NPC Sumut, saya yang melatih. Kalau Selasa, Kamis, dan Sabtu, sesi pagi. Yang melatih, asisten saya, Ipal Sadly," ucapnya.

Materi latihan yang dilakukan meliputi, senam untuk kebugaran fisik, mental, dan power. Lanjutnya, untuk kompetisi Peparnas maupun Asian Para Games, ia mematok medali emas.

Sementara itu, Sylvia mengatakan, cukup mengapresiasi kemampuan dan semangat atlet difabel tenis meja Sumut. Ia juga berpesan kepada atlet, tetap menjaga semangat dan performa bertanding.

"Saya cukup apresiasi ya. Mereka mainnya cukup bagus. Ya dengan keterbatasan, mereka mampu mengimbangi prestasi orang normal. Saya juga banyak mendapat pelajaran dari mereka," katanya.

Baca juga: Lulu Tobing dan Suaminya Masih Tinggal Satu Rumah Meski Diambang Perceraian

Amatan Tribun Medan, tampak para atlet difabel begitu antusias mengikuti proses try out bersama Sylvia Warsono.

Diketahui, Sylvia Warsono merupakan atlet tenis meja veteran. Alumni Gudang Garam Kediri ini pernah meraih medali perunggu pada tahun 1992 di ajang Prapon. Selain itu, pada tahun 1993 di ajang Popnas Bandung, ia meraih medali erak.

(cr12/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved