Breaking News:

Belajar Tatap Muka Direncanakan Juli, Pemkab Toba Verifikasi ke Sekolah-sekolah

Dari SKB Menteri tersebut, syarat utama proses pembelajaran tatap muka di bulan Juli 2021, para guru harus mendapatkan vaksin. 

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ MAURITS PARDOSI
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Rikardo Hutajulu saat ditemui di ruangannya pada Jumat (25/6/2021)  

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Pihak pemerintah kabupaten (Pemkab) Toba kini tengah verifikasi ke sekolah-sekolah soal kesiapan untuk proses belajar tatap muka di bulan Juli 2021.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Rikardo Hutajulu menyampaikan bahwa pihaknya berpedoman pada Surat Keputusan Bersama (SK) Menteri. 

Hal ini tertuang pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. 

Baca juga: Babak Kedua, PSMS Medan Samakan Posisi dengan Tim PON Aceh 1-1

"Kita mempedomani SK Menteri yang terbit pada bulan Maret 2021 bahwa di sana sebenarnya kita sudah diwajibkan membuka sekolah, Anak-anak sudah diberikan waktu untuk belajar tatap muka di sekolah," ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Rikardo Hutajulu saat disambangi oleh tribun-medan.com pada Jumat (25/6/2021). 

Dari SKB Menteri tersebut, syarat utama proses pembelajaran tatap muka di bulan Juli 2021, para guru harus mendapatkan vaksin. 

"Hanya memang syaratnya di sana adalah gurunya harus divaksin. Sekarang, keadaan kita di Toba ini memang belum semua guru divaksin, tapi sudah ada," sambungnya. 

"Ada beberapa hal yang sudah kita lakukan, yakni: pertama, sosialisasi SK Menteri  tahun 2021 dan tahun 2020. Di sana, kita sudah melakukan bahwa sekolah melakukan persiapan tatap muka,"

"Yang pertama dilakukan oleh sekolah adalah mengisi laman Dapodik. Dengan mengisi laman Dapodik, kementerian akan tahu bagaimana kesiapan sekolah di Toba itu melakukan tatap muka," sambungnya. 

Baca juga: Pengembangan Wisata di Deliserdang, DPRD Sebut Dinas Pariwisata Tidak Jemput Bola

Ia juga menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sekolah sebelum belajar tatap muka dimulai sehubungan dengan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes). 

"Apa-apa saja itu yang dipersiapkan? Itu seperti, toiletnya yang bersih ada, sanitasi yang lain ada, cuci tangan, hand sanitizer, thermo gun, dan juga disinfektan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved