Breaking News:

Pengembangan Wisata di Deliserdang, DPRD Sebut Dinas Pariwisata Tidak Jemput Bola

Sudah selayaknya Kabupaten Deliserdang memaksimalkan potensi pariwisata dengan memperjelas kerjasama pengelolaan tempat wisata.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/Silfa Humairah
Air Terjun Dua Warna 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Untuk mengembangkan kepariwisataan Kabupaten Deliserdang, Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya Kabupaten Deliserdang, saat ini menyusun Raperda 2016-2026 dan berharap mendapat persetujuan dari legislator DPRD Deliserdang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya Kabupaten Deliserdang, Khairum Rizal saat melakukan zoom meeting Sumatera Travel Destination Summit.

"Sesuai raperda yang kita ajukan bahwa semua tempat-tempat yang sangat berpotensi untuk bisa dikembangkan menjadi kawasan destinasi Deliserdang dan merupakan bagian dari visi misi Deliserdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakat yang religius dan rukun dalam kebhinekaan," ujar Khairum Rizal.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda ) DPRD Kabupaten Deli Serdang Zul Amri mengatakan, pengajuan judulnya sudah pernah masuk, cuma belum sempat terbahas karena pemerintah Kabupaten Deliserdang membicarakan sekala prioritas.

"Kalau prioritas pemerintah sekarang itukan, salahsatunya perubahan struktur keorganisasian pemerintah, terkait Permendag Nomor 3. Kemudian, pemekaran wilayah Kecamatan Percutseituan. Setelah itu, masalah pemilihan pilkades, jadi itu belum dibahas. Pihak eksekutif belum membahas lebih lanjut kajian akademisnya," ujar Zul Amri melalui sambungan seluler, Jumat (25/6/2021).

Lanjut Zul, sudah selayaknya Kabupaten Deliserdang memaksimalkan potensi pariwisata dengan memperjelas kerjasama pengelolaan tempat wisata yang dikelola oleh pihak swasta atau pemilik lahan sendiri. 

"Jadi ini yang masih belum teratur. Rencana pembangunan pariwisata butuh penjelasan yang lebih jelas terkait sharing dengan dinas, masyarakat, dan lainnya," ujar Zul.

Saat disinggung harapan DPRD Deliserdang, kepada pemkab dalam hal pengembangan pariwisata Deliserdang, Dinas Pariwisata harus melakukan jemput bola.

"Kalau saya ditanya dari DPRD Deliserdang, Dinas Pariwisata harus melakukan jemput bola terkait dengan situasi, kondisi, teritorial wilayah Kabupaten Deliserdang yang sesungguhnya sangat berpotensi untuk dijadikan, digalakkan, pariwisata di kabupaten ini," ujar Zul.

"Terbukti hari ini misalnya, sebelum adanya Covid-19 itu masyarakat Medan banyak berwisatanya ke Serdangbedagai ke daerah Pantai Cermin, Gudang Garam, dan lain-lain.  Nah itu mereka melewati wilayah Kabupaten Deliserdang. Padahal sesungguhnya di Deliserdang sendiri, lokasi seperti itu banyak. Tapi memang atensi Pemerintah Kabupaten Deliserdang yang dalam hal ini Dinas Pariwisata itu tidak jemput bola," sambungnya. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved