Gubernur Edy Klaim Kasus Covid-19 Melandai, Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit di Sumut 34 Persen

Kota Medan masih menjadi daerah penyumbang tertinggi positif Covid-19 di Sumut, yakni 1.287 kasus aktif.

TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengklaim kasus positif Covid-19 di Sumut kini melandai, setelah beberapa hari terakhir mengalami peningkatan.

Indikatornya, kata Edy, angka bed occupaancy rate (BOR) Sumut yang berada pada posisi 34 persen.

"Hari ini melandai kita. Indikatornya BOR kita berada pada angka 34 persen," ucap Edy di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Jumat (25/6).

Berdasar data yang dihimpun dari website infosumut.id, update Covid-19 per 24 Juni 2021, angka konfirmasi positif aktif bertambah 12 kasus dibanding sehari sebelumnya.

Kini, total kasus aktif Covid-19 di Sumut menjadi 2.886 kasus.

Baca juga: AC Milan Bak Bersih-bersih Pemain, Kini Giliran Bek Pinjaman Manchester United Bakal Cabut

Baca juga: Mulai Hari Ini Pendaftaran Vaksinasi Harus ke Koramil Terdekat, Warga: Jangan Dibuat untuk Umum

Kota Medan masih menjadi daerah penyumbang tertinggi positif Covid-19 di Sumut, yakni 1.287 kasus aktif.

Lalu disusul Kabupaten Deliserdang dengan jumlah kasus aktif 326 kasus. Kemudian Kabupaten Tanahkaro 228 kasus aktif.

Sedangkan angka kesembuhan pasien bertambah sebanyak 166 orang. Kini jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Sumut 31.143 orang.

Untuk angka kematian akibat positif terpapar Covid-19, bertambah tujuh orang menjadi 1.171 kasus.

Dalam rangka pemeriksaan, setiap warga yang melintas diwajibkan menggunakan masker. Namun bagi warga yang tak memiliki masker disuruh memutar balik.
Dalam rangka pemeriksaan, setiap warga yang melintas diwajibkan menggunakan masker. Namun bagi warga yang tak memiliki masker disuruh memutar balik. (Tribun Medan/Fredy)

Donna Agnesia dan Darius Sinathrya Memilih Liburan saat Covid-19 Menggila: Belajar Adaptasi

Vaksinasi Covid-19 untuk Umum Dibuka Mulai Juli 2021, Link untuk Mendaftar Https://vaksin.loket.com

Edy mengingatkan kepada masyarakat agar selalu disiplin mengikuti protokol kesehatan, memakai masker, rajn mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan atau keramaian, dan  membatasi mobilitas.

Sedangkan pemerintah aktif melakukan 3T (testing, tracing dan treatment).

"Untuk testing minimal kita melakukan swab 2.000 orang per hari. Tracing-nya ini yang sulit, satu orang terpapar, kita mesti mencari orang-orang yang pernah kontak erat dengan dia," katanya.

Saat ini, kendala dalam penanganan Covid-19 di Sumut, menurut Edy, yaitu masih banyak masyarakat yang belum percaya ada virus corona penyebab Covid-19.

Dampaknya, masyarakat abai menggunakan masker, menjaga jarak dan  mencuci tangan untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved