Wawancara Eksklusif

Siasat Penyanyi Once Mekel Tetap Aktif di Tengah Pandemi Covid-19

Kalau masih bisa bertahan di dunia musik pasti saya tekuni. Sampai saya tua. Sampai saya tidak bisa manggung lagi.

KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN
Once Mekel 

Udaranya nyaman, sebetulnya itu dibuat setelah periode Covid. Mengantisipasi orang-orang yang datang khawatir di dalam ruangan. Syukur-syukur dapat tanggapan positif.

Ahmad Dhani (kiri) dan Once Mekel mencoblos (KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN)
Ahmad Dhani (kiri) dan Once Mekel mencoblos (KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN) (KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWAN)

Satu hal yang saya pelajari di bisnis kuliner, sekalipun kita bisa bikin suasana dan desainnya nyaman, makanannya tetap harus enak.

Sebenarnya Mayosi Kafe itu segmentasinya keluarga. Family restaurant. Harganya juga tidak terlalu mahal.

Jualnya makanan Indonesia, makanan Barat, tapi kami punya specially makanan Manado. Mayosi itu dari nama ibu saya Mama Yosi. Almarhumah ibu saya itu jago banget masak. Menu itu saya dapat dari dia.

Memilih mana, eksis di dunia musik atau pengusaha kuliner?

Oh saya sih kalau masih bisa bertahan di dunia musik pasti saya tekuni. Sampai saya tua. Sampai saya tidak bisa manggung lagi.

Karena saya pikir panggilan hidup saya di situ. Orang harus percaya dengan panggilan hidupnya. Saya percaya panggilan hidup saya adalah menjadi penyanyi dan harus menekuni dunia musik.

Dunia usaha lain, itu sekunder atau nomor dua buat saya. Meskipun saya percaya manusia itu diberi bakat lima kemampuan utama.

Baca juga: MENGEJUTKAN, Mixnon Mendadak Mundur Sebagai Sekda Kabupaten Simalungun

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sumut Nambah Lagi, Tiga Orang Meninggal

Baca juga: LIVE RCTI Wales Vs Denmark 16 Besar Euro 2020 Jam 23.00, Gareth Bale Tebar Ancaman Buat Gli Azzurri

Tapi, kadang-kadang kita hanya mengenal dua atau tiga saja. Sebenarnya kita punya sesuatu yang ajaib dalam diri kita, ada lima. 

Ya, kita kan harus tetap berusaha, supaya selain yang kita kenal, ada yang bisa dimanfaatkan dari kemampuan kita.

Kemampuan yang benar-benar natural, yang sudah diciptakan untuk kita. Mungkin saya sebagai penyanyi punya bakat, tapi mungkin saja saya punya kemampuan di bidang lain.

Saya mencoba untuk mengenalnya. Itu karunia dari Maha Kuasa. Kalau kita manfaatkannya berarti kita sedang mengagungkan pencipta kita. (tribun network/denis destryawan)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved