Breaking News:

Aplikasi Bakso Urat yang Dilaunching Bupati Sergai tak Efektif, Urus Administrasi Masih Bikin Pening

Sejumlah masyarakat masih mengeluhkan pengurusan adimistrasi di kecamatan yang dianggap cuma bikin pening

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
IST
Seorang staf di kantor Disdukcapil Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memberikan pelayanan kepada masyarakat beberapa waktu lalu. (IST). 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI-Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya alias Wiwik belum lama ini melaunching aplikasi Bakso Urat, atau Buat Administrasi Kependudukan Secara Online Untuk Rakyat.

Aplikasi yang bisa didownload lewat pencarian Playstore ini sebenarnya untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan.

Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten.

Warga cukup datang ke kantor camat, dengan harapan waktu pengurusan administarasi bisa dipersingkat.

Baca juga: Darma Wijaya Tolak Prado Rp 2,5 M, Pemkab Sergai Anggarkan Rp 1,4 M Beli Dua Mobil Dinas Baru

Tapi faktanya, meski aplikasi tersebut sudah dilaunching, mengurus adminisrasi catatan sipil masih bikin pening warga.

Sebab, di kantor camat tak bisa mencetak kartu keluarga (KK).

Seperti halnya di kantor Camat Tebing Syahbandar.

Kantor camat ini turut menaungi dua kecamatan lain, yakni Kecamatan Bandar Khalifah dan Kecamatan Tebing Tinggi.

Sudah satu minggu terakhir, mereka tak bisa mencetak KK milik masyarakat. 

"Kalau untuk cetak KTP enggak ada masalah. Malam Rabu kemarin itu ku tanya sama Pak Fitriadi (Kadis Dukcapil), katanya anggota mereka enggak pandai memanfaatkan alatnya," ujar Camat Tebing Syahbandar Muhammad Khairi, Minggu (27/6/2021).

Baca juga: Ini Penampakan Mobil Baru Bupati dan Wabup Sergai Seharga Rp 1,4 Miliar

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved