Breaking News:

Pembunuhan Kalinus Zai

Kepala Kalinuz Zai Jebol Dibunuh Perampok, Ini Kata Kapolresta Deliserdang

Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi angkat bicara soal pembunuhan Kalinus Zai, yang jasadnya dibuang di tengah jalan

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Petugas Inafis Polresta Deliserdang saat memeriksa jenazah Kalinus Zai, Sabtu (26/6/2021) kemarin.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG-Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi angkat bicara terkait pembunuhan Kalinus Zai, pria yang jasadnya dibuang di tengah jalan, Sabtu (26/6/2021) kemarin.

Kata Yemi, dia sudah memerintahkan semua jajaran Sat Reskrim Polresta Deliserdang untuk memburu pelaku.

Yemi juga meminta petugas polsek yang menanggungjawabi lokasi penemuan jenazah ikut memintai keterangan sejumlah saksi di lapangan.

Saat ditemukan, jenazah Kalinus Zai berlumuran darah.

Baca juga: Kisah Pilu Istri Kalinus Zai, Lelaki yang Dibunuh Dibuang di Jalan, Fedyrina: Suami Saya Stroke

Anak Kalinus Zai menangis di samping jasadnya yang tergeletak di Jalan Sultan Serdang, Dekat pintu gerbang Sport Center Desa Sena Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Sabtu (26/6/2021).
Anak Kalinus Zai menangis di samping jasadnya yang tergeletak di Jalan Sultan Serdang, Dekat pintu gerbang Sport Center Desa Sena Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Sabtu (26/6/2021). (TRIBUN MEDAN/HO)

Keningnya kebol, hingga membentuk sebuah lubang.

Ditanya mengenai kondisi jenazah korban, Yemi menduga bahwa Kalinus Zai dihabisi menggunakan benda tumpul, bukan ditembak menggunakan senjata api. 

"Penyebab korban meninggal untuk saat ini kita masih menduga karena benda tumpul, bukan karena senjata api (senpi). Kita tunggu hasil resmi dari dokter forensik yang melakukan autopsi," kata Yemi, Minggu (27/6/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Kesaksian Anak yang Lihat Ayahnya Dibunuh Lalu Dibuang di Tengah Jalan

Dia mengatakan, pihaknya juga akan mengumpulkan dan memeriksa rekaman CCTV di setiap wilayah, yang mungkin sempat dilalui para pelaku.

Yemi pun memohon doa, agar kasus ini lekas terungkap. 

"Untuk pelaku sedang dalam pengejaran tim, mudah-mudahan bisa segera tertangkap. Mohon doanya," ucap Yemi.(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved