Breaking News:

Rakerda Repdem Sumut Lahirkan Kepeloporan Kerja-kerja Politik, Martua Siadari Jadi Formatur Tunggal

Repdem harus ambil bagian dalam pemenangan PDI Perjuangan di Indonesia khususnya Sumatera Utara pada Pemilu 2024 mendatang.

Penulis: Kristen edi sidauruk | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
PELAKSANAAN Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Sumatera Utara di Hotel Antares, Medan, Minggu (27/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Antares, Medan, Sabtu-Minggu (26-27/6/2021). Rakerda yang diikuti 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Repdem di Sumatera Utara tersebut, selain menetapkan berbagai program kerja organisasi, juga menetapkan Martua Siadari sebagai formatur tunggal Repdem Sumut periode 2019-2024.

Martua Siadari diusulkan 15 DPC, dan Alfian Sembiring diusulkan empat DPC, sedangkan sisanya abstain. Setelah dilakukan musyawarah untuk mufakat, Martua Siadari menajdi formatur tunggal secara aklamasi memenangkan pertarungan secara aklamasi.

Ketua Umum DPN Repdem, Wanto Sugito dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Ketua DPN Repdem, Jimy Fajar mengatakan, ajang Rakerda bukan hanya pemilihan formatur pimpinan Repdem di daerah, namun lebih pada konsolidasi sehingga diharapkan mampu menjadi forum untuk melahirkan kepeloporan dalam kerja-kerja politik.

 "Kita mesti mampu mengambil keputusan secara bergotong-royong, dengan musyawarah mufakat, untuk  mampu mewarnai dan memberi substansi kepada pergerakan PDI Perjuangan di provinsi ini," katanya.

Menurut Wanto, Repdem harus ambil bagian dalam pemenangan PDI Perjuangan di Indonesia khususnya Sumatera Utara pada Pemilu 2024 mendatang. Wanto berharap organisasi repdem harus mampu membangun Indonesia dari apa yang dilihat dan dirasakan rakyat. Selain itu mampu menjadi pendamping "wong cilik" untuk memperoleh hak-haknya dalam mendapatkan kehidupan yang layak, dan pelayanan yang berkeadilan.

Baca juga: Repdem Sumut Kenalkan Sosok Bung Karno Lewat Kegiatan Mewarnai

"Kaum petani, nelayan, buruh, guru, kaum miskin kota dan kelompok marjinal lainnya sebagai sumber semangat Repdem dan dasar keberpihakan dalam berpolitik," tambahnya.

Pada Rakernas II Repdem yang lalu, kata Wanto, Repdem berkomitmen dengan  semangat soliditas marhaenis. Baginya, hal tersebut merupakan sebuah bentuk semangat yang didasarkan pada amanat Bung Karno  kepada Front Marhaenis.

"Akan tetapi kita tidak boleh berjuang secara ngawur. Kita harus berjuang dengan teratur. Teratur dalam ideologinya dan teratur dalam organisasinya. Barisan kaum Marhaen mesti kokoh dan kuat.  Bukan hanya ideologinya yang kokoh dan kuat, tetapi juga keorganisasiannya," jelasnya.

Pembukaan Rakerda dihadiri, Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, Wali Kota Medan, Bobby Nasution dan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumut. Sedangkan penutupan dilakukan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan, Sarma Hutajulu berserta Sekjen dan Wakil Ketua DPN Repdem

Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam sambutannya mengajak segenap unsur Repdem untuk bisa memberikan pengertian kepada masyarakat agar tanggap dalam bermedia sosial. "Di media sosial banyak penyebaran radikalisme. Saya berharap Repdem mampu menjadi benteng terdepan dalam hal pemberantasan e-radicalism di medsos," kata Bobby.(cr6/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved