Breaking News:

Datang ke Kantor Disdukcapil Sergai, Warga Disodorkan Bakso Urat

Hingga saat ini warga masih terus berdatangan ke Kantor Disdukcapil Sergai untuk mengurus administrasi kependudukan Senin, (28/6/2021). 

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
Petugas di Kantor Disdukcapil Sergai membantu warga menggunakan aplikasi Bakso Urat Senin, (28/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - SERDANGBEDAGAI - Hingga saat ini warga masih terus berdatangan ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) untuk mengurus administrasi kependudukan Senin, (28/6/2021). 

Meski sudah ditentukan lima titik simpul Kecamatan untuk melakukan pengurusan namun karena berbagai hal mereka pun masih terus mendatangi kantor dinas untuk mempercepat dokumen yang dibutuhkan. 

Beberapa warga yang ditanyai mengaku kini malah kebingungan karena pelayanan hanya bisa dilayani kalau sudah dimohonkan melalui aplikasi Bakso Urat yang merupakan singkatan dari Buat Administrasi Kependudukan Secara Online Untuk Rakyat dan bisa diunduh dari Google Playstore.

Karena dokumen yang diperlukan satu sama lainnya berbeda mereka pun saling tanya akhirnya. Saat itu tidak banyak orang yang bisa membantu mereka karena kebetulan petugas yang melayani pun tidak ada di tempat. 

"Ini pegawai di dalam kasih kertas  (sambil menunjukkan potongan kertas yang bertuliskan download di playstore Bakso Urat Dukcapil). Sudah kita download cuma rnggak tahu selanjutnya mau bagaimana. Kalau dokumennya udah kusiapkan, tapi bingung ini,"k ata M Agung Hasibuan, warga Kecamatan Dolok Masihul.

Ia mengaku belum mendapat kabar dari Pemerintah Desa bahwa untuk pengurusan administrasi kependudukan sekarang sudah sesuai titik simpul. 

Ia pun belum mengetahui kalau untuk di Kecamatannya pengurusan di Kecamatan Serbajadi. 

Sementara itu hal yang tidak jauh berbeda juga diucapkan oleh Sri Aji Pangestu warga Desa Cempedak Lobang. 

Saat dapat kertas yang sama ia pun juga malah kebingungan.

"Aku masalahnya cuma mau cetak KTP lagi aja tapi disuruh download Bakso Urat. Dulu pernah buat tahun 2020 tapi hilang ini mau urus lagi untuk cetak. Surat kehilangan dari Polres udah ada cuma bingung cemana mau bermohonnya pakai aplikasi,"kata Sri Aji Pangestu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved