Breaking News:

Pembunuh Kalinus Zai Ditembak

Kasus Pembunuhan Kalinus Zai, Keluarga Bilang Masyarakat Nias Resah

Keluarga Kalinus Zai mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Deliserdang dan jajarannya karena cepat menangkap tersangka pelaku pembunuhan. 

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Kapolresta Deliserdang Kombes Yemi Mandagi menerima ucapan terima kasih dari keluarga Kalinus Zai, Senin (28/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Keluarga Kalinus Zai mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Deliserdang dan jajarannya karena cepat menangkap tersangka pelaku pembunuhan. 

"Terima kasih kepeduliannya atas kasus ini. Kasus ini meresahkan masyarakat Nias di Medan," kata Emanuel Daeli, keluarga korban, Senin (28/6/2021).

Di hadapan Kapolresta Deliserdang, pihak keluarga korban meminta agar kedua tersangka diberikan hukuman seberat-beratnya.

"Kami mewakili keluarga dan juga mewakili persatuan masyarakat Nias, meminta agar pelaku diberikan hukuman setimpal atas perbuatannya," pungkasnya.

Tersangka pembunuh Kalinus Zai menghabisi korban dengan menggunakan kunci korban sebelum mencampakkannya di pinggir Jalan Sultan Serdang, dekat pintu gerbang Sport Center, Desa Sena Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, ternyata menggunakan kunci roda.

"Saat di perjalanan, pelaku Wan Suhelmi mengambil kunci roda di bawah bangku sopir dan memberikan kepada Tri Witomo diam-diam tanpa diketahui korban. Seketika itu Tri Witomo langsung mengambil kunci roda dan Wan Suhelmi langsung mengatakan, 'Hajar lah, Lae'," ucap Kapolresta.

Tri Witomo langsung memukul korban dua kali pada bagian kepala. 

"Korban melawan dan pelaku Tri Witomo yang semula duduk di bangku depan,  pindah dari tempat duduknya ke bangku tengah dekat korban dan terjadi pergulatan antara pelaku Tri Witomo dengan korban," ujar Yemi.

"Suhelmi juga mengambil kunci besi pemutar roda dan memukul kepala korban satu kali," sambungnya.

Melihat korban yang sudah tak berdaya dan mulai hilang kesadaran, Tri Witomo langsung memecahkan kaca sebelah kanan mobil dengan menggunakan kunci roda yang dipegang dan mendorong korban keluar dari kaca yang sudah pecah.

Kalinus Zai pun terlempar keluar dari pintu kaca mobil saat mobil melaju kencang.

Para tersangka datang ke toko elektronik yang dijaga oleh Kalinus dan berpura-pura ingin membeli barang.

Mereka mengaku tidak membawa uang dan mengajak Kalinus untuk ikut ke rumah tersangka untuk mengambil uang. Namun, di tengah jalan, Kalinus justru dibunuh. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved