Breaking News:

Pergerakan Bongkar Muat di Pelabuhan Pelindo 1 Menurun, Berkurang 16,44 Persen di Semester Awal

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 mencatat trafik bongkar muat barang di pelabuhan umum Pelindo 1 mengalami penurunan. 

Penulis: Kartika Sari | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/HO
Pelabuhan Peti Kemas PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 mencatat arus bongkar muat barang di pelabuhan umum Pelindo 1 mengalami penurunan. 

Adapun untuk periode Januari-Mei 2021, jumlah bongkar muat Pelindo I sebanyak 8,65 juta ton. 

Volume ini menurun 16,44 persen dibandingkan periode serupa tahun 2020 sebanyak 10,35 juta ton dengan trafik bongkar muat barang ini terdiri dari arus general cargo, curah cair, dan curah kering.

Vice President Public Relations Pelindo 1 Fiona Sari Utami mengungkapkan terjadi penurunan kegiatan muat BBM di Belawan dan Tanjungpinang. 

“Muat cangkang di Rengat, muat kertas dan pupuk dolomit di Belawan, serta muat barang general cargo di Belawan, Pekanbaru dan Tanjung Balai Karimun juga berkurang,” ungkap Fiona, Senin (28/6/2021). 

Selain itu, kegiatan bongkar barang di beberapa pelabuhan juga menurun, diantaranya kegiatan bongkar semen di Lhokseumawe dan Malahayati, bongkar alat berat (general cargo) di Pekanbaru, dan bongkar pupuk di Belawan dan Dumai.

Trafik bongkar muat curah cair hingga Mei 2021 ini memberi kontribusi yang cukup besar, yaitu 3,72 juta ton atau sekitar 43 persen dari trafik bongkar muat barang hingga Mei 2021. 

Secara rinci, trafik tersbut terdiri dari kinerja ekspor sebesar 2,72 juta ton, impor sebesar 44.972 ton, kegiatan muat antar pulau sebesar 120.055 ton, dan kegiatan bongkar antar pulau sebesar 842.722 ton. 

Sebelumnya, dilihat dari trafik bongkar muat peti kemasnya, Pelindo 1 mencatatkan kinerja positif dengan bobot bongkar muat sebesar 582.199 TEUs (twenty-foot equivalent unit) hingga Mei 2021. Jumlah ini bertumbuh 7,72 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 sebesar 540.461 TEUs.

Pertumbuhan bongkar muat peti kemas tersebut disebabkan oleh meningkatnya arus peti kemas internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT), Pekanbaru, serta meningkatnya arus peti kemas domestik di TPK Belawan, Lhokseumawe, dan Malahayati. (cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved