Breaking News:

Dana Teralisasi BPUM Sumut Rp 316 Miliar, Disalurkan untuk 403.964 Pelaku Usaha

Akan tetapi tahun 2021 mengalami penurunan menjadi Rp 1.200.000 dengan target akan lebih banyak lagi UKM yang mendapatkan.

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Eti Wahyuni
Kartika / Tribun Medan
Para pelaku usaha saat mendaftar BPUM di Dinas Koperasi UMKM Kota Medan, Selasa (20/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tercatat jumlah penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Sumatera Utara ada 403.964 orang dengan dana yang terealisasi sebesar Rp 316.080.000.0000.
Hal ini diungkapkan Kasi Pengelolaan Data Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Sumatera Utara, Selasa (29/6/2021).

"Program BPUM ini diberikan kepada pelaku usaha mikro yang tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR). BPUM ini telah berjalan sejak tahun 2020 dengan nominal per UKM Rp 2.400.000 yang langsung disalurkan ke rekening penerima akan tetapi tahun 2021 mengalami penurunan menjadi Rp 1.200.000 dengan target akan lebih banyak lagi UKM yang mendapatkan bantuan tersebut," kata Juniari.

"Tahun 2020 ada 695.367 orang yang menerima BPUM di Sumut dengan dana Rp 1.666.880.800.000 dan sampai saat ini di tahun 2021 sudah ada 403.964 orang menerima dengan dana Rp 316.080.000.000. Proses pendataan masih tetap berjalan sampai dengan September 2021," ujar Juniari.

Baca juga: Ada Bansos Rp 1,2 Juta bagi Warga Sergai, Pemkab Kembali Buka Pendaftaran BPUM Tahap II

Selanjutnya, Juniari menyatakan, syarat perolehan BPUM ini merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan, dan bukan aparatur sipil negara, anggota tentara nasional Indonesia, anggota negara RI, pengawai BUMN atau BUMD.

Selain itu, dalam hal ini ia juga menuturkan mekanisme dalam penyampain data.

"Mekanisme penyampaian data ini yakni dinas yang membidangi koperasi dan UMKM kabupaten/kota menyampaikan usulan calon penerima BPUM yang telah dilakukan pembersihan data kepada dinas yang membidangi koperasi dan UMKM provinsi," katanya.

Ia menambahkan, dinas/badan yang membidangi koperasi dan UMKM provinsi mengkoordinir usulan data calon penerima BPUM untuk disampaikan kepada Kementerian Koperasi dan UMKM. c. q Deputi Bidang Usaha Mikro. 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved