Breaking News:

JELANG Hari Raya Idul Adha Penjualan Hewan Kurban di Kota Binjai Menurun lantaran Pandemi Covid-19

Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijiriah, permintaan hewan kurban di Kota Binjai menurun.

Penulis: Satia | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/ Wen Satia
Peternak sapi, bernama Rahmad saat melihat lembu di kandangnya, Jalan Danau Tandano, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, Selasa (29/6/2021). (Tribun-medan.com/ Wen Satia) 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI - Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijiriah, permintaan hewan kurban di Kota Binjai menurun.

Menurunnya daya beli ini, diakibatkan karena dampak wabah pandemi Covid-19.

Karena menurunnya daya beli, sebagian peternak di Kota Binjai mengeluhkan hal tersebut.

Di antaranya, Rahmad seorang peternak sapi atau lembu, di Jalan Danau Tandano, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, mengatakan, sebelum wabah melanda, seluruh sapinya banyak terjual.

"Permintaan tetap ada, tetapi menurun karena pandemi Covid-19. Biasanya sebulan sebelum harinya, sapi sudah banyak terjual, bahkan tinggal 2 atau lima di kandang. Sekarang tidak lagi seperti dulu," jelasnya, saat ditemui di kandang, Selasa (29/6/2021).

Untuk saat ini, jumlah pemesan hewan kurban baru mencapai 80 persen, jauh dari ia bayangkan pada sebelum wabah melanda.

"Kalau di kandang saat ini ada 80 ekor. Baru 50 persen yang terjual hewan kurban," jelasnya.

Ia mengatakan, meskipun permintaan sapi turun, tidak membuat dirinya menjadi kecewa, walaupun biaya perawatan sudah tekor dikeluarkan olehnya.

"Mudah-mudahan sulit untuk merawat, kita menambahkan vitamin dan makanan seperti biasanya," jelasnya.

Menjelang hari raya, ia berharap wabah pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, agar seluruh peternakan dapat menjual hewan kurbannya.

(wen/tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved