Breaking News

Tragedi Pohon Tumbang

Keluarga Korban Pohon Tumbang Minta Ini ke Wali Kota Medan Bobby Nasution

Keluarga korban pohon tumbang minta Bobby Nasution lakukan sesuatu agar kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pekerja melakukan evakuasi pohon pascatumbang menimpa mobil tepat di depan RSUP Adam Malik, Medan, Senin (28/6/2021). Dalam peristiwa tersebut sebanyak dua pohon tumbang menimpa dua mobi, mengakibatkan enam orang korban tertimpa dua diantaranya meninggal dunia. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Rio Hutajulu, anak mendiang Lisda Siagian (56), korban pohon tumbang di RSUP Adam Malik meminta Wali Kota Medan Bobby Nasution memperhatikan kondisi pohon yang usianya sudah tua.

Menurut Rio, hampir rata-rata pohon yang ada di pinggir jalan itu usianya rata-rata sudah lebih dari puluhan tahun.

Maka dari itu, perlu ada peremajaan dan perhatian khusus agar bencana pohon tumbang tidak terulang kembali. 

"Tadi dinas pertamanan datang untuk mengatakan ada untuk administrasi ke kantor, setelah kegiatan selesai. Kita terima itikad baiknya dari dinas pertamanan," kata Rio, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Berikut Adalah Dua Jenis Pohon yang Sering Tumbang di Kota Medan

Rio mengatakan, nyawa manusia itu tidak ada harganya apabila Pemko Medan terlambat melakukan antisipasi. 

"Saya menganjurkan kepada pak Bobby Wali Kota Medan tolong diperhatikan pohon-pohon yang sudah tua, sudah berumur, kalau memang saat nya ditebang, ditebanglah pak,"

"Karena kita tidak tahu kejadian seperti ini bisa terjadi kembali, tidak ada harganya nyawa orang pak. Jadi saya harap kebijakan kebijaksaan dari Pemerintah Kota Medan," tegasnya.

Amatan www.tribun-medan.com, rumah duka yang berada di Komplek Bea dan Cukai, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan dipenuhi sejumlah pelayat. 

Baca juga: KISAH Pilu Lisda Siagian, Buru-buru Pulang Naik Angkot Untuk Rawat Suami, Nahas Tewas Tertimpa Pohon

Terlihat para pelayat berusaha menguatkan pihak keluarga korban. 

Para pelayat diterima oleh anak dan suami korban.

Tangisan pun terdengar bersahut-sahutan di dalam rumah. 

Papan salib bertuliskan Dison Maradian Lisda Riris Surianty Siagian (Nai Rio) tubu 09-08-1965 monding 28-06-2021 juga sudah bersandar di pintu rumah.(vic/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved