Breaking News:

Lapangan Sergai Walk Dikembalikan Jadi RTH, Pedagang Berharap Jangan Ada Relokasi

Besar harapan pedagang kalau rencana itu bisa dibatalkan karena mereka takut nantinya rezeki mereka semakin terpuruk.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
SEORANG pedagang di sekitar Lapangan Sergai Walk Perbaungan melayani pelanggan Selasa, (29/6/2021). Para pedagang yan telah berjualan di tempat ini selama belasan tahun akan dipindahkan oleh Pemkab. 

TRIBUN-MEDAN.com, SEIRAMPAH - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berencana merelokasi puluhan pedagang yang berada di depan lapangan Sergai Walk Perbaungan. Ada 34 lapak pedagang yang harus siap untuk dibongkar dan dipindahkan dari posisi sekarang di depan kantor Camat Perbangaungan. Pemkab menyebut ingin mengembalikan fungsi lapangan dan menjadikan kawasan itu sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Sejumlah pedagang yang diwawancarai mengaku sudah mendengar wacana tersebut karena memang sudah pernah dipanggil dan dikumpulkan di kantor Camat. Besar harapan pedagang kalau rencana itu bisa dibatalkan karena mereka takut nantinya rezeki mereka semakin terpuruk. Mereka mengatakan, sudah sekitar 18 tahun lamanya mereka berjualan di Lapangan Sergai Walk.

"Kata Plt Camat saat itu kami disuruh pindah karena memang permintaan Pak Bupati Darma Wijaya sendiri. Katanya mau dijadikan tempat olahraga di sini. Kalau bisa kali, kami bermohon ya jangan dipindahkanlah kami dari sini. Kami ini dulu dukung Pak Wiwik (sapaan akrab Darma Wijaya) dulu (saat Pilkada)," ujar seorang pedagang, Samsul Bahri Gultom, Selasa (29/6/2021).

Samsul dan rekannya yang lain pun sempat menyinggung bagaimana dulunya perhatian Pemkab saat zaman pemerintahan Bupati T Erry Nuradi. Awalnya dulu bagian lantai lapak mereka hanyalah papan-papan namun oleh Pemkab kemudian dicor semen sebagai dukungan. Pedagang lainnya menyebut sampai kini belum tahu kemana mereka akan dipindahkan. Jika memang pemindahan tidak bisa lagi untuk tidak dilakukan mereka berharap agar Pemkab bisa bijak memilihkan tempat.

"Kalau pun dipindahkan tempatnya juga harus strategis lah dan harus dipinggir jalan lintas. Untuk tempat parkir harus ada, bagaimana orang mau singgah kalau parkir pun susah. Kami memang mau dipindahkan cuma sampai sekarang tempatnya pun belum dapat. Nanti pasti dibuatkan dulu tempat baru kami disuruh pindah," kata Samsul.

Pedagang lainnya Misniem mengaku punya harapan besar Pemkab bisa mengurungkan niatnya untuk merelokasi. Dianggap untuk di kawasan Perbaungan lokasi yang sekaranglah yang paling strategis. Ia dan lainnya berpendapat yang sebaiknya dilakukan oleh Pemkab adalah merenovasi bukan merelokasi.

"Saya ini sudah usia 60 tahun. Kalau bisa jangan dipindah. Nggak sanggup saya jualan jauh-jauh. Sekarang sudah menurun drastis pendapatan kami mulai dari adanya jalan tol. Musim corona gini semakin sulit karena sepi yang datang. Maunya direnovasi biar tambah cantik, janganlah kami digusur," kata Misniem.

Baca juga: Pedagang Sergai Walk Segera Dipindahkan, Pemkab Belum Dapat Lokasi Baru

Bupati Darma Wijaya sempat memberi arahan kepada Camat Perbaungan, Muhammad Fahmi ketika datang ke acara syukuran pembangunan jalan yang dilakukan masyarakat Desa Lidah Tanah. Saat itu Darma meminta agar Fahmi bisa bersikap tegas kepada pedagang-pedagang yang berjualan di trotoar jalan. Ia ingin Perbaungan bisa tertata rapi dan lebih baik lagi kedepannya.

" Camat yang sekarang ini putra daerah di Perbaungan. Saya mau jangan ada yang jualan lagi di trotoar jalan. Jangan takut sama preman-preman. Masa pemerintah takut, nggak boleh," kata Wiwik.(dra)

Pemkab Belum Tentukan Tempat

CAMAT Perbaungan, Muhammad Fahmi membenarkan kalau Pemkab berencana untuk merelokasi pedagang yang ada di depan Lapangan Sergai Walk atau depan kantornya. Ia menegaskan pemindahan akan dilakukan kalau tempat sudah disediakan oleh Pemkab. Sejauh ini Pemkab belum menentukan di mana nantinya 34 pedagang akan direlokasi.

" Sampai sekarang tempat memang belum ada tapi intinya pedagang di situ sudah mau kok untuk pindah. Yang cari tempatnya nanti Pemkab baru kemudian dibangun. Waktu Camat lama, wacana pemindahan pun memang sudah ada saya hanya meneruskan ini,"kata Fahmi.

Dirinya mengaku Pemkab akan melakukan pemindahan secepatnya agar Lapangan Sergai Walk bisa menjadi Ruang Terbuka Hijau. Ia hanya berharap pedagang tidak lagi berubah pikiran nantinya. Jangan sampai ketika tempat sudah disiapkan dan dibangun pedagang berubah pikiran. Saat ini Pemkab terus mencari dimana tempat yang tepat untuk para pedagang.

" Masih kita rapatkan terus dimana tempat yang bagus. Kalau bisa memang ya tahun ini bisa direlokasi. Kalau sudah dibangun, langsung pindahlah," kata Fahmi.(dra/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved