Breaking News:

Razia Masker di Lubukpakam, Banyak Warga Dilarang Melintas dan Diminta Putar Balik

Menurut Lurah Lubukpakam Pekan Guntur, warga yang tidak menggunakan masker tidak diperbolehkan lanjut melintas di Jalan Diponegoro.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Pengendara sepeda motor yang tak menggunakan masker diminta memutar balik saat melintas di Jalan Diponegoro, Petapahan, Lubukpakam, Deliserdang, Selasa (29/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Kantor Lurah Lubukpakam Pekan, diminta untuk berbalik arah oleh petugas Operasi Yustisi, Selasa (29/6/2021)

Sejumlah pengendara kalang kabut karena kedapatan tidak memakai masker.

"Mengadakan kegiatan razia operasi yustisi agar masyarakat lebih peduli lagi bahwa kesehatan ini memang mulai dari diri sendiri. Menjaga 5M, kita lebih mengedepankan pemakain masker," ujar Lurah Lubukpakam Pekan, Guntur Nasution.

Menurut Guntur, warga yang tidak menggunakan masker tidak diperbolehkan lanjut melintas di Jalan Diponegoro.

'Memang kita suruh pulang. Agar kedepannya ketika masyarakat keluar rumah, akan berpikir untuk memakai masker," ujar Guntur.

Lurah Lubukpakam Pekan ini juga menambahkan, ia sengaja tidak menyediakan masker karenakan kalau terus-terusan dibagikan masker, masyarakat akan menganggap sepele.

Guntur menuturkan, kegiatan ini akan sering dilakukan di jalan-jalan protokol, terutama jalan-jalan yang berkegiatannya padat. Kegiatan ini pun diselenggarakan bukan kali ini saja, namun sudah beberapa kali. 

Menurutnya, operasi ini dilakukan karena jumlah kasus Covid-19 di Kelurahan Lubuk Pakam Pekan terus meningkat.

"Di tempat kita ada lima orang yang terkonfirmasi dan sudah kita isolasi. Jadi untuk menekan itu, lebih gencar lagi kita mensosialisasikan ini," ujar Guntur.

Begitu juga setiap sore di Jalan Sutomo, Lubuk Pakam, para pedagang-pedagang yang memiliki mobilitas tinggi, akan berikan imbauan selaku menggunakan masker, dan memberikan kerapian terhadap jalan.

"Razia ini sudah berlangsung sudah lama, tetapi karena kasus meningkat kita tingkatkan intensitasnya. Jadi Insyaallah ini akan setiap hari tetapi waktunya kita acak, biar masyarakat tidak tau kapan razianya," ujar Guntur.

Saat disinggung jumlah kasus konfirmasi Covid-19, Guntur menjabarkan, terdapat Ada lima kasus di Kelurahan Lubuk Pakam.

"Ada satu kasus yang sekeluarga tiga orang terkonfirmasi, dan sudah di isolasi. Satu di isolasi Cadika, dan selebihnya di rumah sakit umum. Yang meninggal dari bulan Mei hingga sekarang berjumlah satu orang," tutup Guntur Nasution. (CR23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved