Breaking News:

Sebut Bupati Taput Pimpin Bandit di IAKN, Prof Yusuf L Henuk Jadi Tersangka UU ITE

Mantan Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Yusuf L Henuk ditetapkan sebagai tersangka kasus Undang-Undang ITE.

FACEBOOK/Yusuf Leonard Henuk
Foto Prof Yusuf L Henuk (kiri) sedang berada di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung. Henuk ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Yusuf L Henuk ditetapkan sebagai tersangka kasus Undang-Undang ITE.

"Prof Yusuf L Henuk benar sudah menjadi tersangka kasus dugaan UU ITE," kata Kapolres Tapanuli Utara AKBP M Saleh, Rabu (30/6/2021).

Ia membeberkan bahwa yang bersangkutan dilaporkan terkait tulisannya di Facebooknya bernama @Yusuf Leonard Henuk.

Dimana postingan tersebut mencemarkan nama para pelapor Martua Situmorang dan Alfredo Sihombing.

"Postingan Facebook, benar sekali (pelapor Martua Situmorang dan Alfredo Sihombing)," tuturnya. 

Saleh membeberkan dua postingan tersebut bertuliskan kata-kata berikut:

1. Akun An. Yusuf Leonard Henuk dengan Postingan CONTOH SI TUA BODOH SOK ATUR IAKN- TARURUNG serta Melampirkan screenshot foto profile Pelapor (Martua Situmorang).

2. Akun Facebook An. YUSUF LEONARD HENUK dengan Postingan kalimat *saya buat surat terbuka saya ke presiden Jokowi pada tanggal 24 Maret 2021, lalu meminta ijin Prof. Lince Sihombing untuk beri kesempatan saya untuk tampil melawan para bandit yang dipimpin Bupati Taput & hebatnya Alfredo Sihombing sok jagoan kampung datang cari saya di IAKN- Tarutung jadi saya tampil semakin beringas buat surat/laporan polisi di Polres Taput pada tanggal 26 April 2021*

Baca juga: Guru Besar USU Prof Yusuf Henuk Jalani Pemeriksaan di Polda Sumut Terkait Dugaan Rasisme

Penelusuran Tribunmedan.com di akun Facebook Yusuf Leonard Henuk terlihat ia ditandai di beberapa foto sedang berada di IAKN Tarutung. 

Menurut Wikipedia, IAKN (Institut Agama Kristen Negeri) adalah sebuah institut negeri yang terletak di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Kampus 1) dan di Kecamatan Sipoholon (Kampus 2), Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara. 

IAKN Tarutung adalah sekolah tinggi agama Kristen Protestan pertama di Indonesia, di bawah naungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (P) Departemen Agama atau Kementerian Agama Indonesia.

Saleh melanjutkan bahwa Prof Yusuf LHenuk disangkakan sesuai pasal 27 ayat (3) Jo 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE 2016 ). 

"Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik," bebernya. 

(vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved