Breaking News:

TRIBUNWIKI

SOSOK Serda Ahmad Junaidi, Personel TNI AD Kodim 0208 Asahan,Sukses Membudidayakan Benih Ikan Gurami

Menurutnya, pertama kali usahanya ini terbangun dari hobinya yang suka beternak dan memelihara ikan. Dimana sebelumnya ia juga seorang pemancing ikan.

Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
(Alif Alqadri Harahap/TRIBUN-MEDAN.COM) 
Serda Ahmad Junaidi, Personel TNI Angkatan Darat yang bertugas di Dandim 0208 Asahan memiliki hobi dan usaha budidaya ikan gurami. 

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN- Serda Ahmad Junaidi, Personel TNI Angkatan Darat yang bertugas di Komando Distrik Militer (Kodim) 0208 Asahan mampus sukses menjadi pembudidaya benih ikan gurami.

Dengan memanfaatkan pekarangan rumahnya yang terletak di Jalan Benteng, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan membangun beberapa kolam ikan pembudidaya.

Menurutnya, pertama kali usahanya ini terbangun dari hobinya yang suka beternak dan memelihara ikan. Dimana sebelumnya ia juga seorang pemancing ikan.

"Dibalik hobi saya yang suka beternak, saya juga suka dengan memancing," ujarnya, Rabu(30/6/2021).

Lanjutnya, dari hasil beternak ini cukup lumayan untuk tambahan bulanannya. Namun baginya hal tersebut adalah bonus, karena ia memiliki gaji tetap sebagai abdi negara.

"Lumayan sih, tapi itu nomor 2. Saya seorang prajurit jadi abdi negara nomor 1," katanya.

Baca juga: Kualitas SDM Kelas Menengah dan Transformasi Digital jadi Kunci Indonesia Maju 2045

Ia memulai usahanya tersebut pada tahun 2019 silam, dimana sedang senggang ia sengaja menonton youtube dan melihat banyak yang sukses dalam membudidayakan ikan.

"Awalnya coba-coba tapi saya lihat dan saya benahi satu persatu, mulai dari wadahnya, kolam dan beli ikan. Alhamdulillah sekarang udah menghasilkan," katanya.

Ia mengatakan, dalam membudidayakan bibit ikan gurami ini tidak bisa sembarangan. Pasalnya terdapat beberapa teknik yang harus diikuti.

"Jadi awalnya kita ambil dulu telurnya dari sarang. Kemudian dipisahkan dan di peram jadi larva. Setelah menjadi larva 10 hari, baru bisa di letakkan kembali kedalam kolam," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved