Breaking News:

Seluruh Pemerintah Kota dan Kabupaten di Sumut Sepakat Tunda Sekolah Tatap Muka

Pandemi Covid-19 yang belum juga mereda menjadi alasan Pemprov Sumut serta pemko dan pemkab di Sumut menunda pembejaran tatap muka

Editor: Perdata O Ginting S
TRIBUN MEDAN
RAPAT KOORDINASI- Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah atau Ijeck memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pembelajaran Secara Tatap Muka di Sekolah di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Medan, Rabu (30/6). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara akhirnya memutuskan untuk menunda pemberlakuan sekolah tatap muka pada tahun ajaran 2021/2022 di seluruh kabupaten dan kota di Sumut.

Keputusan itu terungkap pada Rapat Koordinasi Persiapan Pembelajaran Secara Tatap Muka di Sekolah, yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Medan, Rabu (30/6).

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah mengatakan, yang mendasari keputusan penundaan sekolah tatap muka adalah pandemi Covid-19 di Indonesia, termasuk Sumut yang masih mengkhawatirkan.

"Hari ini memang kami rapat untuk membuat keputusan tentang pembelajaran tatap muka. Dan, sudah diputuskan seluruh kabupaten/kota sepakat pembelajaran tatap muka ditunda, dari jadwal yang sebelumnya ditetapkan Pemerintah Pusat tanggal 12 Juli 2021," kata pria yang biasa disapa Ijeck tersebut, kemarin.

PPDB SMP Medan - Siswi SMP Negeri 1 Medan saat mengikuti simulasi atau uji coba tatap muka pada Senin (21/6/2021). (Tribun-medan.com/Rechtin Ritonga)
PPDB SMP Medan - Siswi SMP Negeri 1 Medan saat mengikuti simulasi atau uji coba tatap muka pada Senin (21/6/2021). (Tribun-medan.com/Rechtin Ritonga) (Tribun-medan.com/Rechtin Ritonga)

Menurut Ijeck, meski pembelajaran tatap muka di sekolah ditunda, bukan berarti kegiatan belajar mengajar di Sumut terhenti.

Pembelajaran secara daring tetap dilakukan. Memang pada rapat koordinasi sebelumnya, ada wacana pemerintah di Sumut memberlakukan belajar tatap muka di sekolah pada Juli 2021.

Alasannya, mengapungnya keresahan para orangtua siswa terkait sistem belajar daring.

"Ditunda bukan berarti pembelajaran berhenti. Pembelajaran tatap mukanya yang kita tunda, setelah melihat perkembangan kesehatan di wilayah-wilayah di Sumut sampai Agustus. Pembelajaran dan penerimaan siswa-siswi baru tetap bisa dilakukan baik melalui media online maupun zoom," ucapnya.

Baca juga: Tampung Aspirasi Masyarakat, Fraksi PKS DPRD Sumut Launching Program Hari Aspirasi

Baca juga: Tak Kunjung Gelar Paripurna Pemberhentian Wali Kota, Pemprov Sumut Kembali Surati DPRD Siantar

Sembari menunggu pelaksanaan pembelajaran tatap muka, Ijeck mengatakan akan gencar melakukan vaksinasi Covid-19. Apalagi sudah ada wacana remaja 12-17 tahun diperbolehkan ikut vaksinasi.

"Jadi, sejalan dengan itu vaksinasi massal bisa kita lakukan. Apalagi Pak Presiden juga sudah menyampaikan anak remaja usia 12-17 tahun boleh mendapat vaksin. Jadi supaya sejalan orangtua dan anak- anaknya bisa vaksinasi bersama. Tinggal bagaimana cara, prosedur dan tempatnya akan disesuaikan. Itu bisa dibahas kembali," katanya.

Disdik Mengikuti

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved