Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Suka Duka Fadjroel sebagai Penyambung Lidah Presiden, Saya Sakit Kepala kalau Ditanya soal Reshuffle

Sebagai seseorang yang bertugas di lingkungan Istana, tentunya Fadjroel tahu agenda pelantikan dan reshuffle. Namun, Fadjroel harus meunggu isntruksi

kolase (youtube Najwa Shihab) dan (Twitter TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro)
Jubir Presiden Fadjroel Rachman 

JURU Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengungkapkan, hal yang membuatnya sampai sakit kepala saat bertugas.

Ia mengaku, kerap dibuat pusing saat ditanya para wartawan soal pelantikan pejabatdan reshuffle kabinet.

Hal itu ia ungkapkan saat berbincang santai bersama Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dan Manajer Pemberitaan Tribun Network  Rachmat Hidayat secara daring, Senin (28/6).

Siasat Penyanyi Once Mekel Tetap Aktif di Tengah Pandemi Covid-19

Ia mengatakan, sebenarnya sebagai seseorang yang bertugas di lingkungan Istana, tentunya tahu agenda pelantikan dan reshuffle.

Namun, Fadjroel mengatakan, tak mungkin membuka hal itu, karena belum disampaikan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo.

Berikut wawancara Tribun Network bersama Fadjroel Rachman:

Apakah posisi Ali Mochtar Ngabalin juga sebagai Juru Bicara Presiden?

Saya tidak dalam posisi menjelaskan. Saya adalah Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, jadi atasan saya Presiden.

Jadi, semua informasi yang saya dapat langsung dari presiden. Baik langsung ucapan maupun tertulis. Kalau rapat terbatas ada informasi tertulis, saya juga mendapat itu.

Suka Duka Fadjroel sebagai Penyambung Lidah Presiden, Saya Bicara Setelah Jokowi Bicara

Tapi, itu memang tidak boleh disampaikan ke publik, karena rahasia negara.

Kalau Beliau, yang disebut tadi, tentu bukan Staf Khusus Presiden. Begitu saja deh. Jadi, sebaiknya yang mengatasnamakan Presiden adalah Staf Khusus Presiden.

Apa catatan Anda supaya komunikasi Istana dan masyarakat bisa lebih efektif ke depan?

Tentu teman-teman wartawan dan media yang kami hormati perlu membiasakan diri dengan model baru komunikasi pada periode kedua Presiden Joko Widodo.

Ekosistem bukan hanya Istana, tapi kesatuan dengan Kabinet Indonesia Maju.Tidak lagi dipisahkan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved