Breaking News:

KADIS Kesehatan Kota Binjai Angkat Bicara Menyoal Anak Buahnya Tipu Orang Masuk PNS

Diketahui, tersangka tersebut bernama Ratna Milda Nasution, yang merupakan dokter di Puskesmas pembantu, di Kota Binjai.

Penulis: Satia | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/Satia
Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Sugianto bersama dengan Kejari Binjai Husein Admaja, di GOR Futsal, Jalan Jambi, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (1/7/2021). (Tribun-medan.com/Satia) 

TRIBUN MEDAN.com, BINJAI - Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, Sugianto angkat bicara menyoal anak buahnya yang menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan, dapat masuk sebagai pegawai negeri sipil.

Diketahui, tersangka tersebut bernama Ratna Milda Nasution, yang merupakan dokter di Puskesmas pembantu, di Kota Binjai.

Dalam sidang pembacaan dakwaan, di Pengadilan Negeri Binjai, terdakwa Ratna tertunduk lesu, lantaran tiga korbannya menyebut ia meminta uang ratusan juta, agar menjadi PNS.

Sugianto mengatakan, bahwa penipuan ini dilakukan oleh Ratna sendiri, tidak ada keterkaitannya dengan Dinas Kesehatan Kota Binjai.

"Tidak ada keterlibatan Dinas Kesehatan. Itu adalah perbuatan pribadi beliau," kata Sugianto, saat ditemui di GOR Futsal, Jalan Jambi, Kota Binjai, Jumat (2/7/2021).

Setelah menjadi tersangka, kata Sugianto, tidak ada satu korban pun datang ke Dinas Kesehatan, untuk melapor kepadanya terkait penipuan yang dilakukan Ratna.

"Belum ada korban melaporkan, baik itu Pemkot Binjai ataupun Dinas Kesehatan sendiri, karena itu perbuatan pribadi," jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas dalam hal ini. Sebagaimana dalam aturan PP Nomor 53, akan dapat diberikan hukuman ringan, sedang, dan sampai pemecatan dari PNS.

Tegantung, dari pelanggaran yang dilakukan oleh Ratna sendiri, apakah masuk dalam sanksi berat atau tidak, nantinya akan dikaji.

"Kami menyurati terkait ketidakhadiran, sesuai dengan PP nomor 53. Kalau tidak ada, kita lihat apa progresnya gimana," jelasnya.

Bermoduskan kenal dekat dengan mantan Wali Kota Binjai, terdakwa Ratna Milda Nasuiton menipu tiga orang masuk sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Diketahui, Ratna merupakan seorang PNS di Dinas Kesehatan Kota Binjai, menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN), Jalan Gatot Subroto, Kamis (1/7/2021).

Dalam persidangan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Binjai, Benny menghadirkan lima saksi, tiga di antaranya korban penipuan dan penggelapan. Ketiga korban tersebut, yakni Siska Ginting, Sindi Amalia dan Ikhsan.

Dari keterangan Siska Ginting, kenal pertama kali pada tahun lalu dari seorang rekannya. Dari pertemuan itu, Siska yang merupakan seorang guru honorer diiming-imingi menjadi PNS.

(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved