Breaking News:

MIRIS, Sering Nonton Video P0rno, Bocah di Bawah Umur Tega Rudapaksa Adik Kandung

Seorang bocah yang masih di bawah umur tega merudapaksa adik kandungnya sendiri di Desa Amplas, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
dok
Ilustrasi video mesum. (MIRIS, Sering Nonton Video P0rno, Bocah di Bawah Umur Tega Rudapaksa Adik Kandung) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang bocah yang masih di bawah umur tega merudapaksa adik kandungnya sendiri di Desa Amplas, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang.

Diketahui, tersangka berinisial K (13) tega mencabuli adiknya sendiri yang masih berusia 3 tahun dirumah sendiri saat kondisi sedang sepi.

Penasihat hukum korban, Irwansyah Rambe mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar dua bulan yang lalu.

"Tersangka pertama kali melakukan aksinya pertama kali terjadi sekitar bulan 2 lalu dengan cara menyentuh kemaluan sang adik sambil onani," Kata penasihat hukum korban, Irwansyah Rambe , Jumat (2/7/2021).

Dia menjelaskan, hal tersebut sudah terjadi sebanyak 3 kali. Mirisnya lagi, tersangka melakukan aksinya dengan cara memasukkan alat vitalnya ke kemaluan sang adik sekitar bulan Mei 2021.

Menurut pengakuan tersangka yang diterima keluarga, dia mengatakan berani melakukan perbuatan itu akibat sering menonton vidio porno di sebuah warung internet (warnet).

Tak hanya itu, pelaku juga mengakui kalau sering juga menonton video panas melalui hp android miliknya.

Penasihat hukum korban, Irwansyah Rambe menjelaskan, perbuatan bejat tersebut terungkap setelah korban mengeluhkan kepada sang ibu kalau ketika buang air kecil ia merasa sakit.

"Ketahuannya tanggal 30 Juni semalam. Jadi si adik mengadu kepada ibunya kalau merasa sakit ketika hendak buang air kecil," tegasnya.

Peristiwa ini pun kemudian dilaporkan oleh sang ibu ke Polsek Percut Seituan dengan nomor STTLP / 1238 / VII / 2021 SPKT PERCUT.

"Saat ini si tersangka untuk sementara dititipkan di Polsek Percut Seituan selama proses berjalan,"ungkapnya.

Pihak kepolisian juga mengarahkan kepada ibu korban untuk melakukan visum agar menambah bukti kuat.

"Pihak Polsek mengarahkan ibu korban untuk melakukan visum karena usai kejadian, si ibu langsung melaporkan ke Polsek Percut Seituan," tandasnya.

(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved