Breaking News:

TRIBUNWIKI

Sosok Petra Immanuel Ginting, Store Manager Suzuya Home Grosir, Masa Kecil Harus Jualan Es Lilin 

Petra memiliki kisah perjuangan hidup yang telah dilaluinya seperti di masa kecil semasa duduk di bangku sekolah dasar, Petra harus jualan es mamboo.

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Petra Immanuel Ginting seorang pria asal Kabanjahe dipercayakan menjabat sebagai Store Manager Suzuya Home Grosir dan Eceran di Jalan MT. Haryono No 97 Pusat Pasar Medan. 

Dapat dipercaya sebagai Store Manager di perusahaan ini bukan merupakan hal yang pertama bagi Petra, sebab sebelumnya dia sudah memiliki banyak pengalaman kerja sebagai store manager di beberapa perusahaan ternama. 

Diantaranya Store Manager di Ace Hardware selama tujuh tahun, di Hosana Keramik selama dua tahun, di Multi Mayaka selama empat tahun sebagai Brands Manager, di PT Datanet Indonesia selama sembilan tahun sebagai Operasional Manager, Klinik Rakyat Group sebagai Manager selama satu tahun dan melalui pengalaman ini membuatnya semakin dewasa ke suatu perusahaan. 

Baca juga: Cara dan Resep Atasi Anak Superaktif ala Habib Umar bin Hafidz

Bahkan ia juga banyak meraih prestasi dalam bentuk trip di luar negeri dari perusahaannya. 

Dalam mencapai semua ini, Petra memiliki kisah perjuangan hidup yang telah dilaluinya seperti di masa kecil semasa duduk di bangku sekolah dasar, Petra harus jualan es mamboo atau es lilin sebelum jam sekolah. 

"Jadi dari kecil saya sudah sering bantu ibu jualan berhubung ibu saya berdagang di salah satu sekolah di Kabanjahe dan saya harus bantu karena dari situ uang sekolah saya.

Kita buat es batu dan es mamboo untuk jualan , jadi sebelum masuk sekolah saya antar ke kedai-kedai dan pulangnya saya kutip hingga sore.

Sehingga keluarga saya di Kabanjahe dikenal sebagai keluarga Ginting jualan es batu dan es mamboo. Melalui hal ini saya belajar bersyukur dan menghargai perjuangan hidup," kata Petra, Kamis (1/7/2021). 

Di lain sisi meskipun Petra merupakan anak laki-laki satu-satunya dari 4 bersaudara, tidak membuat dirinya dapat bermanja-manja selayaknya, sebab ia memilki orangtua yang mendidiknya dengan straight bahkan orangtuanya berkata jika tidak lulus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maka ia tidak dapat kuliah. 

Baca juga: Terkuak Arti dari Selendang Motif Batik Peramal Mbak You yang Dikenakannya Sebelum Meninggal Dunia

Selain itu, Petra juga menuturkan sebelumnya saat duduk di bangku SMA, ia pernah jatuh ke pergaulan buruk hingga pernah menyentuh barang haram. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved