Breaking News:

Sandiaga Uno Beri Bocoran ke Mitra Gojek Bagaimana Tetap Bisa Jalankan Bisnis di Masa Pandemi

Menparekraf Sandiaga Uno berikan tips bagi mintra Gojek untuk tetap menjalankan bisnis di masa pandemi Covid-19

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/YUFIS NIANIS NDURU
Kegiatan Temu Kompag Go-Food dengan Kemenparekraf secara virtual, Sabtu (3/7/2021).(TRIBUN MEDAN/YUFIS NIANIS NDURU) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno beri bocoran ke mitra Gojek, khususnya ke Komunitas Partner GoFood (Kompag) untuk tetap jalankan bisnis di masa pandemi Covid-19.

Sandiaga Uno mengatakan, bagi pelaku UMKM kuliner, yang terpenting dilakukan saat ini adalah menerapkan CSHE.

"Kami terus menggaungkan semangat Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) serta sertifikasi protokol kesehatan CHSE - Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability sebagai panduan standar protokol kesehatan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen di masa pandemi ini," kata Sandiaga Uno, dalam diskusi visrtual yang diadakan GoFood, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: Sandiaga Uno Panggil 8 Kepala Daerah di Sekitar Danau Toba, Ternyata Ini yang Dibicarakan

Sandiaga Uno menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi platform GoFood yang memiliki inisiatif sejalan sehingga UMKM kuliner diharapkan bisa memberikan layanan yang aman dan nyaman, serta mampu semakin bertumbuh di tengah pandemi.

Sementara itu, Chief Public Policy & Government Relations Gojek, Shinto Nugroho mengungkapkan sejak awal pandemi pihaknya telah berkolaborasi dan mendukung langkah-langkah Kemenparekraf upaya edukasi dan sosialisasi mengenai program sertifikasi CHSE.

Baca juga: Bupati Toba Kenalkan Adian Nalambok pada Menteri Sandiaga Uno hingga Celetukan Kadis Perindakop Toba

"Ini penting, karena di GoFood, kami ingin terus berperan menjadi layanan pesan-antar makanan yang tidak hanya berkomitmen menumbuh kembangkan skala usaha mitra kami, namun juga membantu memastikan kepercayaan pelanggan terhadap pelaku parekraf kuliner dari mitra UMKM yang telah mengimplementasi protokol kesehatan ketat," ujar Shinto.

"Kami juga percaya komunitas seperti Kompag ini menjadi wadah komunikasi yang positif dan bermanfaat bagi usaha kuliner untuk saling berbagi terkait dengan tips berusaha," tambahnya.

Selain itu, Shinto menyatakan GoFood sejak awal pandemi terus mendorong penerapan proteksi ekstra di kalangan mitra usaha, diantaranya pertama mendistribusikan aset digital penunjang protokol kesehatan di setiap pesanan kuliner, seperti safety seal atau selotip pengaman.

Baca juga: Gojek Tawarkan Promo Spesial HUT Kota Medan, Berlaku Satu Bulan Loh

Kedua memberikan visibilitas khusus lewat aplikasi bagi resto yang memenuhi 3 dari 6 syarat restoran dengan prokes ketat di bawah kategori Protokol Kesehatan Ketat.

Ketiga memberikan banner visibilitas resto yang telah memiliki sertifikasi CHSE di bawah kategori jajanan aman dan hemat.

Keempat memberikan fasilitas akses vaksinasi bagi ribuan mitra usaha di beberapa daerah dan memberikan care kits bagi mitra usaha GoFood yang telah divaksinasi.

Baca juga: Target 1 Juta Orang Per Hari, Polda Sumut dan Gojek Vaksinasi Ribuan Mitra Gojek di Medan

Sementara itu selain pembekalan tentang CHSE di Temu Kompag ini, Owner Menantea Indonesia dan CEO Masakin Group, Bisma Adi Putra mengungkapkan materi tentang strategi penjualan yang efektif di masa pandemi yaitu terkait strategi produk, branding, dan penentuan harga.

Sama halnya dengan Owner AyamAyaman, Reza Firmanda dan Owner Pison Coffee, Arlini Wibowo juga berbagi tips suksesnya dalam mengembangkan bisnis kuliner dengan memanfaatkan platform digital di tengah pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai arahan pemerintah.

Dalam hal ini Kompag merupakan wadah edukasi dan berjejaring bagi lebih dari 99.000 mitra usaha sejak November 2019.(cr20/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved