Breaking News:

TRIBUNWIKI

Sosok Ayu Nirmala Sari, Dosen yang Sukses Raih Penghargaan Lewat Bisnis MLM

Berkat kegigihannya, melalui MLM Ayu berhasil meraih beragam prestasi seperti The First Winner Kategori Top Seller dan Kategori Top Recruiter.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi
HO
Ayu Nirmala Sari saat meraih award dalam ajang DMRT AWARD 2020 pada Januari 2021 lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tidak ada kesuksesan tanpa adanya kerja keras dan ketekunan.

Hal ini nyatanya ditunjukkan Ayu Nirmala Sari saat merintis bisnis Multi Level Marketing (MLM) PT Duta Elok Persada (DEP) dari sejak tahun 2016.

Berkat kegigihannya, melalui MLM Ayu berhasil meraih beragam prestasi seperti The First Winner Kategori Top Seller dan Kategori Top Recruiter dalam Ajang DEP Millionaire Round Table (DMRT) Award 2020.

"Pada ajang tersebut Alhamdulilllah saya terpilih menjadi kandidat untuk 4 kategori yang diperlombakan yaitu kategori Top Seller, Top Recruiter, Top Star Maker dan Top Bonus.

Setelah melalui beberapa tahap kompetisi, saya dianugerahi The First Winner untuk kategori Top Seller dan Top Recruiter dalam acara DMRT AWARD 2020 yang disiarkan secara langsung di TVRI pada Januari 2021 lalu," ungkap Ayu, Sabtu (3/7/2021).

Hingga berada di titik saat ini, bukanlah hal yang mudah bagi Ayu. Ia bercerita saat awal merintis harus mendengar ucapan-ucapan kurang mengenakkan dari masyarakat terkait bisnis MLM.

Baca juga: Cobaan bertubi-tubi Nora Alexandra Istri Jerinx, Mohon Doa Begini

"Awal merintis itu sempat ada ejekan dari orang, dikira dosen kurang duit dan buat malu alumni ITB karena saya alumni ITB. Tapi saya pikir respons kita terhadap sesuatu menentukan segalanya. Kalau kita merespons kita tidak akan dapat apapun. Jadi saya pilih mereka sebagai tim hore-hore saya yang akan menyaksikan pencapaian saya, ketika saya mendapatkan pencapaian itu, tidak akan lagi yang mengejek," ujar Ayu.

Tak hanya itu, selama bertahun-tahun, Ayu juga harus berjuang untuk perlahan mengubah stigma masyarakat yang menganggap bisnis MLM merupakan bisnis haram.

"Di stigma masyarakat yang menganggap MLM ini haram. Saya tidak menganggap itu sebagai halangan karena saya menjalankan sistem MLM ini secara halal yang ditetapkan dewan syariat MUI. Jadi tidak ada kendala disitu," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved