Breaking News:

Nelayan Sergai Menjerit, Nelayan Batubara Pakai Pukat Trawl Rusak Ekosistem Laut tak Ditindak

Ekosistem laut di perairan Kabupaten Serdangbedagai bakal hancur karena banyak nelayan dari Batubara cari ikan pakai pukat trawl

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Nelayan yang ada di Pantai Bogak Kecamatan Teluk Mengkudu mewakili nelayan lainnya mengeluh atas keberadaan nelayan Batubara yang memakai pukat trawl untuk menangkap ikan Minggu, (4/7/2021). Karena takut ekosistem laut rusak mereka meminta agar Pemerintah dan Polri bisa melakukan tindaklanjut.(TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERDANGBEDAGAI-Nelayan tradisional di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) menjerit.

Selama ini, nelayan Batubara pakai pukat trawl mencari ikan di perairan Kabupaten Sergai.

Penggunaan pukat trawl ini rusak ekosistem laut.

Ikan-ikan yang ada di perairan Kabupaten Sergai akan berkurang, karena habitatnya rusak dihantam pukat trawl. 

Baca juga: Jaksa Tenggelamkan Paksa Tiga Kapal Asal Malaysia Berfasilitas Pukat Trawl

"Dua tahun lagi tersungkur lah kami ini. Karena nelayan dari Batubara mencari ikan di sini pakai pukat trawl," kata Khair Marpaung, nelayan di Kabupaten Sergai, Minggu (8/7/2021).

Kahir mengatakan, nelayan Batubara sengaja mencari ikan di perairan Kabupaten Sergai karena di wilayah mereka ekosistem laut sudah rusak.

Setelah habitat rusak di perairan Batubara hancur dan ikan tidak ada lagi, para nelayan dari Batubara itu mencari ikan di Sergai dengan cara yang sama. 

"Mereka bisa ke sini (perairan Sergai) karena di tempat mereka sudah rusak dan enggak ada lagi ikannya," Khair.

Lelaki yang sehari-harinya melaut dari perairan Pantai Bogak, Kecamatan Teluk Mengkudu ini mengatakan, dahulu para nelayan yang memakai pukat trawl hanya melaut malam hari. 

Baca juga: Mahasiswa Demo, Minta Polda Sumut Tegas Tindak Pengguna Pukat Trawl

Sebab, para nelayan itu takut kena tangkap petugas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved