Breaking News:

Belajar Masih Daring, Tapi Pemko Medan Tetap Siapkan Opsi Tatap Muka

Sepanjang bulan Juli 2021 pembelajaran dipastikan masih akan dilakukan secara daring. Setelahnya, kata dia, akan dilakukan evaluasi.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Tribun-medan.com/Rechtin Ritonga
KEPALA SMP Negeri 7 Medan, Irnawati saat memberikan keterangan mengenai simulai belajar tatap muka, Kamis (17/6/2021). (Tribun-medan.com/Rechtin Ritonga) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution memastikan pada tahun ajaran baru 2021/2022 yang akan berlangsung pekan depan pembelajaran masih akan dilakukan secara daring. 

Diketahui Tahun Ajaran (TA) baru 2021/2022 akan berlangsung pada 12 Juli 2021 mendatang. Sementara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilakukan pada 8 Juli 2021.

"Minggu depan kita akan melaksanakan pembelajaran tahun ajaran baru. Sudah saya konfirmasi dari Dinas Pendidikan. Saya juga diminta langsung oleh Pak Kadis untuk hadir secara daring," ujar Bobby saat ditemui di Balai Kota, Senin (5/7/2021). 

Bobby mengatakan, sepanjang bulan Juli 2021 pembelajaran dipastikan masih akan dilakukan secara daring. Setelahnya, kata dia, akan dilakukan evaluasi. "Tidak ada sekolah tatap muka, karena atensi dari Pak Gubernur sekolah tatap muka dimulai di bulan Agustus. Ini atensi dari Pak Gubernur dan kami dari Pemerintah Kota Medan mengikuti," tambahnya. 

Meskipun pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan, Bobby mengaku pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Sehingga saat diperbolehkan nantinya pembelajaran tatap muka dapat berlangsung dengan baik. 

"Namun saya selalu sampaikan, sampai dengan hari ini selalu menyiapkan opsi apabila sekolah tatap muka dilaksanakan, karena tidak mungkin kita melakukan itu pada saat sudah mau diperbolehkan. Tidak mungkin mendesak,"

"Oleh karena itu kita tetap laksanakan simulasi apabila nanti disarankan atau diperbolehkan pembelajaran tatap muka," tuturnya. 

Dirinya memastikan jika nantinya pembelajaran tatap muka diperbolehkan, pihaknya tak ingin keselamatan siswa-siswi terancam. "Makanya saya bilang kita sedia payung sebelum hujan. Jadi nanti kalau sekolah tatap muka dilaksanakan, jaminan keselamatan anak-anak kita itu tidak terancam," jelasnya. 

Baca juga: Bobby Nasution Pastikan Proses Belajar Mengajar di Medan Masih Dilakukan Secara Daring

Bobby mengatakan, dirinya tak hanya melibatkan Dinas Pendidikan dan Kesehatan dalam hal persiapan sekolah tatap muka, namun juga Dinas Perhubungan untuk memastikan protokol kesehatan di angkutan umum berlangsung dengan ketat. 

"Dinas Perhubungan juga saya minta atensi bagaimana agar penerapan protokol kesehatan di angkutan umum diperketat. Karena itu juga potensi menjadi penyebaran virus di anak-anak kita," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved