Breaking News:

Harga Cabe Merah di Medan Tembus Rp40 Ribu, Ini Penyebabnya Menurut Disperindag Sumut

Harga cabai merah melonjak cukup tinggi di beberapa kota/kabupaten di Sumut pada awal pekan ini.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/NATALIN
Ilustrasi cabai merah. Harga cabai merah di Medan melonjak. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Harga cabai merah melonjak cukup tinggi di beberapa kota/kabupaten di Sumut pada awal pekan ini.

Pantauan Tribun Medan, Senin (5/7/2021), harga di beberapa pasar besar di kota Medan meningkat drastis, diantaranya Pasar Simpang Limun, Pasar Palapa, dan Pasar Sukaramai mematok cabai merah seharga Rp40 ribu per kg. 

Sedangkan untuk cabai merah di Pusat Pasar seharga Rp38 ribu per kg, Pasar Sei Sikambing seharga Rp42 ribu per kg, dan yang tertinggi berada di Pasar Petisah seharga Rp 44 ribu.

Untuk di Sumut, harga cabai merah terendah berada di Kabupaten Langkat seharga Rp24 ribu per kg dan yang tertinggi berada di Tanjung Balai, Asahan seharga Rp40 ribu per kg. Sedangkan rata-rata kota IHK seharga Rp28.571 per kg.

Menurut Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sumut Barita Sihite, meroketnya harga mencapai 22 persen dibanding hari sebelumnya akibat adanya cuaca yang ekstrim.

"Harga cabai merah naik sebanyak 22 persen lantaran stok yang sedikit karena ada faktor cuaca yang ekstrim menjadi penyebab kenaikan harga," ungkap Barita, Senin (5/7/2021).

Selain cabai merah, cabai rawit hijau juga merangkak naik. 

Diantaranya di Pasar Simpang Limun dan Pasar Palapa seharga Rp38 ribu per kg, Pasar Sei Sikambing seharga Rp40 ribu per kg, dan Pasar Sukaramai dan Pasar Petisah seharga Rp42 ribu per kg.

Sedangkan untuk harga terendah dari komoditi cabai rawit hijau berada di Dairi seharga Rp25 ribu per kg dan untuk rata-rata kota IHK berada di harga Rp33.354 per kg. (cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved