Breaking News:

Jalan Veteran Rusak Parah dan Ditimbun Pakai Batu Besar, Warga: Sudah Ada yang Meninggal Dunia

Jalan rusak tersebut sudah pernah ditimbun menggunakan batu-batu besar. Namun, akibatnya malah warga sering jatuh.

Penulis: Almazmur Siahaan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALMAZMUR SIAHAAN
Jalan Veteran Pasar IV Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, rusak parah selama 2 tahun lebih dan belum pernah dilakukan perbaikan, Senin (5/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Warga di Jalan Veteran, Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, mengeluhkan jalan rusak yang sudah dua tahun lebih tak kunjung diperbaiki.

Di jalan ini, banyak lubang-lubang besar dengan kedalaman sekitar 10-15 Cm, khususnya di Jalan Veteran Pasar IV.

Seorang warga, Siti mengatakan jalan rusak tersebut sudah pernah ditimbun menggunakan batu-batu besar. Namun, akibatnya malah warga sering jatuh.

"Ini kemarin sudah pernah ditimbun pakai batu-batu besar itu, tapi orang jadi sering jatuh, makanya batu-batu itu jadi dipindahkan ke pinggir jalan. Maunya ditimbun pakai kerikil-kerikil yang kecil itu, jadi bisa agak menyatu sama jalannya," ujar Siti, Senin (5/7/2021).

Ia menambahkan, sebelum dilakukannya normalisasi drainase di lokasi tersebut, sering sekali terjadi banjir jika hujan deras datang.

"Ini sudah lama sekali rusak. Dulu malah kalau hujan banjir di sini. Sekarang karena sudah dikorek saja paritnya, jadi tidak pernah banjir lagi, paling kalau hujan deras sekali hanya semata kaki saja banjirnya," katanya.

Dikatakannya, beberapa bulan yang lalu jalan rusak tersebut mengakibatkan korban jiwa.

"Di sini pernah sampai ada yang meninggal. Sekarang tidak pernah lagi, paling hanya jatuh-jatuh saja karena sempat ditimbun pakai batu-batu besar itu," katanya.

Warga lainnya, Putri mengatakan, jalan tersebut sudah sekitar dua tahun lebih rusak parah dan belum pernah dilakukan perbaikan.

"Ini sekitar dua tahun rusak parah. Belum pernah diperbaiki, cuma ditimbun saja pakai tanah dan batu-batu. Sudah pernah diaspal sedikit-sedikit, tapi malah semakin hancur," ujar Putri.

Akibat banyaknya lubang, sering sekali terjadi kemacetan di lokasi tersebut, karena juga termasuk lintas lalu lalang para pengendara.

Putri juga mengatakan, jika hujan datang, jalan berlubang tersebut tergenang air. Akibatnya, sering sekali warga dan pengendara yang melintas terjatuh karena menabrak lubang. (cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved