Breaking News:

Kopi King Jantan, Kopi Karo yang Laku saat Pameran di Jepang dan Rasanya Kuat

Menurutnya, Kopi King Jantan menggunakan kopi dari Tanah Karo dan diproses secara premium sehingga kopinya sangat spesial.

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Kopi King Jantan yang menjadi produk unggulan Awi Coffee. 

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Kopi jantan atau kopi yang berbentuk bulat dan tunggal. Di pasar kopi internasional, kopi jenis ini disebut dengan peaberry coffee.

Salah satu produsen kopi yang memproduksi kopi jantan adalah Awi Coffee.

Darwin Jasmin, pemilik Awi Coffee mengatakan, Kopi King Jantan dari Awi Coffee menjadi kopi kebanggaan Sumatera Utara karena memiliki penggemar sampai luar negeri. 

Pria yang akrab disapa Awi ini menjelaskan, kopi jantan cukup langka karena jumlahnya hanya 3 persen dari total panen.

Menurutnya, Kopi King Jantan menggunakan kopi dari Tanah Karo dan diproses secara premium sehingga kopinya sangat spesial dan menghadirkan after taste yang sangat kuat. 

Saking bangganya dengan produk Kopi King Jantan, Awi selalu membawanya ke setia pameran. Kopi ini sudah dua kali dibawanya ke pameran di Jepang.

"Orang Jepang sangat suka dengan kopi ini. Boleh dibilang,  orang yang sudah minum kopi ini rata-rata mereka sangat suka," tuturnya. 

Hasil itu didapatkan melalui pemilahan setiap biji kopi yang dilakukan secara manual dan melalui proses penjemuran yang sangat spesial. 

Maka didapatkan lah sebuah produk yang sangat berkualitas tinggi dan memiliki kadar kepekatan kafein dua kali lebih banyak ketimbang kopi lainya. 

Awi juga mengatakan bahkan setelah meminum kopi di 15 menit selanjutnya setelah diminum, aromanya masih terasa. 

Awi juga ikut memasarkan berbagai kopi olahannya diantaranya, kopi Sidikalang, kopi Gayo, lintong, kopi Tanah Karo, Java preanger, kopi Colol, dan kopi Toraja. 

"Selain di pasar dalam negeri, kami rutin mengekspor roasted coffee ke Singapura, Australia, Taiwan, Korea, Jepang, China, Amerika Serikat, Timur Tengah hingga Eropa," ujarnya. 

Darwin juga menawarkan garansi uang kembali apabila produknya mengecewakan pelanggan.

Untuk mendapatkannya, bisa cek di seluruh market place dengan harga per bungkus dengan berat 250 gram Rp 100 ribu dan untuk satu kilogram Rp 380 ribu. (cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved