Breaking News:

Per Mei 2021, Ekspor Karet dari Sumut Anjlok

Negara terbesar ekspor kita adalah Tiongkok dengan Januari-Mei 2021 sebesar 13,2 persen dari total ekspor Sumut.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
HO / Tribun Medan
Seorang petani Menderes karet di kebun beberapa waktu lalu 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mencatat per Mei 2021 ada penurunan volume ekspor. Ada pun untuk volume ekspor per Mei 2021 sebesar US$ 913,86, menurun 8,91 persen jika dibandingkan April 2021 sebesar US$1,00 miliar.

Namun, bila dibandingkan Mei 2020, ekspor Sumatera Utara mengalami kenaikan sebesar 76,01 persen. Terkait jenis produk, golongan barang yang mengalami kenaikan nilai ekspor terbesar Sumatera Utara pada Mei 2021 terhadap April 2021 adalah golongan berbagai produk kimia sebesar US$ 26,46 juta sebanyak 30,72 persen.

Selain produk kimia, produk tembakau juga mengalami peningkatan sebesar US$ 3,81 juta (25,97 persen).

Baca juga: Tingkatkan Nilai Ekspor, Menko Airlangga Fasilitasi Pelaku UMKM

Sedangkan untuk produk karet mengalami penurunan sebesar US$ 37,77 juta (-24,69 persen) diikuti oleh golonan lemak dan minyak hewan nabati yang mengalami penurunan sebesar US$ 32,82 juta (-7,25 persen).

Dikatakan Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Sumut Dinar Butar-butar, Tiongkok masih memegang peranan besar dalam sektor ekspor.

"Negara terbesar ekspor kita adalah Tiongkok dengan Januari-Mei 2021 sebesar 13,2 persen dari total ekspor Sumut," ungkap Dinar, Senin (5/7/2021).

Selain itu, pangsa ekspor terbesar kedua yaitu Amerika serikat sebesar 12,59 persen atau US$ 566,02 Juta dan India sebesar 6,25 persen atau sebesar US$ 281,04 juta.

"Ketiga negara ini pangsa ekspor Sumut sudah mencapai 32,04 persen," ujarnya.

Dikatakan Dinar, selain ketiga negara tersebut, saat ini Jepang juga menjadi fokus untuk pangsa ekspor.

"Sekitar 36,17 persen barang ekspor dari Sumatera Utara dipasarkan ke kawasan Asia di luar ASEAN. Untuk kawasan

Asia di luar ASEAN selain Tiongkok dan Pakistan, India dan Jepang juga merupakan pangsa ekspor masing-masing sebesar US$64,91 juta dan US$44,17 juta," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved