Breaking News:

PPKM Darurat Jawa dan Bali, Garuda Indonesia Tetap Layani Penerbangan, Simak Penjelasannya

PT Garuda Indonesia memastikan pihaknya tetap melayani penumpang di tengah penerapan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Array A Argus
landor.com
Maskapai 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-PT Garuda Indonesia tetap melayani penumpang di tengah kebijakan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali.

Saat ini, Garuda Indonesia mulai melakukan penyesuain layanan operasional penerbangan di seluruh wilayah termasuk Sumatera Utara tanpa mengurangi jadwal penerbangan.

"Di tengah ragam prefensi masyarakat terhadap layanan penerbangan di era kenormalan baru, kami di Garuda Indonesia berupaya untuk senantiasa hadir memberikan layanan penerbangan terbaik,"

"Tidak hanya dari langkah optimalisasi penerapan protokol kesehatan secara komprehensif, akan tetapi juga dengan menghadirkan berbagai added value layanan penerbangan sehat, utamanya di masa krusial seperti periode PPKM darurat ini," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Garuda Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan Terbaik Tingkat Global, Raih Penghargaan dari Skytrax

Dia mengatakan, komitmen PT Garuda Indonesia dalam rangka sama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menyediakan beragam fasilitas kesehatan. 

"Kami turut menghadirkan penyediaan fasilitas vaksinasi Covid-19 di terminal 3 Soetta, dan rencana perluasaan titik layanan vaksinasi," kata Irfan,

Dia juga mengatakan, pihaknya melakukan optimalisasi aset digital dalam memenuhi kebutuhan layanan penerbangan yang seamless dan contactless.

Baca juga: Utangnya Tembus Rp 70 T, Nasib Garuda Indonesia, Sudah 1.099 Karyawan Ajukan Pensiun Dini

"Yang utama memastikan ketersediaan aksesibilitas penerbangan bagi masyarakat yang harus melaksanakan penerbangan pada periode PPKM darurat melalui langkah optimalisasi isian penumpang sesuai ketentuan yang berlaku," tambahnya.

Selanjutnya, Irfan mengutarakan penerapan PPKM Darurat ini yakni pengetatan persyaratan perjalanan penumpang transportasi udara, diantaranya melalui persyaratan kartu vaksinasi dan dokumen pemeriksaan RT-PCR hasil negatif dengan masa berlaku 2 x 24 jam yang mulai diberlakukan pada hati ini.

Serta ditunjang dengan komitmen penerapan protokol kesehatan Garuda Indonesia secara menyeluruh, khususnya melalui layanan penerbangan dengan awak pesawat yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Baca juga: Resmi Dibuka, Garuda Indonesia Layani Rute Pekanbaru dan Padang dari Kualanamu, Ini Harga Tiketnya

Bahkan pemuktakhiran sistem filtrasi udara di kabin pesawat untuk menyaring kontaminan bakteri dan virus hingga 99 persen serta penerapan prosedur disinfeksi armada dilakukan secara berkala untuk menjaga kebersihan kabin pesawat.

Sehingga dapat menjadi langkah berkesinambungan dalam memaksimalkan langkah pencegahan serta meminimalisir risiko penyebaran virus di dalam pesawat.

Baca juga: Jelang Periode Long Weekend, Garuda Indonesia Tawarkan Diskon Tiket Hingga 40 Persen

“Dengan berbagai upaya adaptif dalam menghadirkan layanan penerbangan sehat ini yang juga turut diselaraskan dengan perkembangan kebijakan otoritas dan preferensi masyarakat terhadap layanan penerbangan,"

"Kami optimistis dapat semakin memperkuat perlindungan multi proteksi bagi masyarakat dalam menggunakan pilihan moda transportasi udara bersama Garuda Indonesia di periode PPKM darurat ini,"tutup Irfan.(cr20/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved