Breaking News:

Saling Bunuh Pakai Parang di Nias

SALING BACOK Hingga Kepala Bolong dan Tangan Nyaris Putus, Dua Lelaki di Nias Tewas Mengenaskan

Aksi saling bantai dan bunuh bikin bulu kuduk bergidik di Nias. Dua laki-laki saling bacok hingga menemui ajal

Editor: Array A Argus
HO
Satu dari dua korban yang terlibat aksi saling bacok di Nias Selatan, Senin (5/7/2021). Jenazah kedua korban ditemukan di perladangan.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Aksi saling bacok hingga kepala bolong dan tangan nyaris putus terjadi di Kabupaten Nias Selatan.

Insiden saling bunuh ini bikin bulu kuduk bergidik.

Pasalnya, kedua korban saling serang hingga tetes darah terakhir, dan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di perladangan.

Menurut informasi yang disampaikan polisi, aksi saling bunuh terjadi di Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan.

Baca juga: Cerita Kazuko Higa, Gadis Jepang Diperebutkan 31 Pria di Pulau Terpencil, Berakhir Saling Bunuh

Adapun kedua korbannya Dea Harita alias Ama Kendi Harita (58) dan Basaeli Loi alias Ama Reli Loi (55).

Kasat Reskrim polres Nias Selatan AKP Iskandar Ginting mengatakan, Dea Harita adalah warga Desa Hilinamoniha.

Sementara Basaeli Loi adalah warga Desa Hiliasi.

"Ini masalah pribadi," kata AKP Iskandar Ginting, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Kapolsek Medan Kota Irit Bicara Setelah Kelompok Berseragam Loreng Nyaris Saling Bunuh

Dia menegaskan hal itu lantaran sebelumnya sempat mencuat kabar bahwa aksi saling bunuh ini ada kaitannya dengan perang antardesa.

Namun, kata Iskandar Ginting, setelah ditelusuri ini murni masalah pribadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved