Breaking News:

Anak Belum Vaksin Bisa Naik Pesawat di Masa PPKM Darurat? Ini Penjelasan KKP Medan

Bandara Kualanamu mulai hari ini, Selasa (6/7/2021), membuka layanan vaksinasi center di Atrium Lantai 1 yang diprioritaskan bagi calon penumpang pesa

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Penumpang di Bandara Kualanamu Deliserdang, Sumatera Utara, disuntik vaksin Covid-19 sebelum naik pesawat, Selasa (6/7/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Bandara Kualanamu Deliserdang, Sumatera Utara mulai hari ini, Selasa (6/7/2021), membuka layanan vaksinasi center di Atrium Lantai 1 yang diprioritaskan bagi calon penumpang pesawat.

Layanan bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas ini, untuk mendukung kebijakan PPKM Darurat di wilayah Jawa-Bali yang berlaku hingga 20 Juli mendatang.

Diketahui, berdasarkan kebijakan Kementerian Perhubungan, syarat perjalanan dalam negeri dengan pesawat menuju dan dari Jawa serta Bali adalah harus menunjukkan kartu vaksin tahap pertama dan hasil tes PCR (maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan).

Lantas bagaimana dengan anak yang belum divaksin?

Baca juga: PPKM Darurat Jawa-Bali Dimulai, Penumpang di Bandara Kualanamu Berkurang 35 Persen

Koodinator Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Medan, dr Jimmy Mauluddi mengatakan, anak usia 18 tahun ke bawah, meskipun belum mengikuti program vaksinasi, tetap bisa naik pesawat ke Jawa atau Bali di masa PPKM Darurat ini.

Tetapi, calon penumpang tersebut harus melengkapi syarat berupa hasil negatif tes PCR dan surat keterangan dari dokter.

"Jadi penumpang anak-anak tetap dizinkan untuk berangkat asal dengan ada surat keterangan tertulis dokter spesialis anak yang menjelaskan bahwasannya belum ada vaksin untuk anak di bawah 17 tahun. Yang menentukan anak tersebut bisa terbang atau enggaknya, ya maskapai. Kita hanya rekomendasi saja," kata dr Jimmy Mauluddi, Rabu (7/6/2021).

Ia menegaskan penumpang yang melakukan vaksinasi di Bandara Kualanamu tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

Begitu juga untuk masyarakat umum dan stakeholder Bandara Kualanamu yang ingin melakukan vaksinasi.

"Target vaksin kita hari ini 200 orang. Yang kita vaksin di sini berusia 17 tahun ke atas. Peraturan awalnya menyatakan dari 12 tahun ke atas, tapi karena syarat-syarat sarana dan prasarana harus memadai sehingga kami tidak membuka vaksin 12 tahun ke atas," ujar Jimmy Mauluddi.

Baca juga: Bandara Kualanamu Ikut Buka Fasilitas Vaksinasi Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya!

Program vaksinasi di Bandara Kualanamu, sambung dia, dibuka sampai tanggal 20 Juli mendatang, sesuai masa PPKM Darurat yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Tapi kalau ada perkembangan lagi, mungkin akan dilanjutkan. Untuk jenis vaksinnya kita gunakan sinovac. Vaksin ini tidak hanya untuk penumpang tetapi umum. Jadi siapa aja bisa," ujar Jimmy.

Amatan wartawan www.tribun-medan.com, antusiasme masyarakat yang melakukan vaksinasi di Bandara Internasional Kualanamu cukup tinggi.

"Vaksin ini gratis. Dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Penumpang yang mau berangkat sekaligus mau vaksin di sini, datangnya 6 jam sebelum berangkat. Karena kalau ada kendala misalnya dengan registrasi KTP masih ada waktu agar tidak buru-buru," ujar Jimmy.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved