Breaking News:

MENYASAR Kekerasan atas Perempuan, Anggota DPRD Toba Mutiara Panjaitan Angkat Bicara

Baginya, ada sebuah catatan penting terhadap perlakuan tidak adil bagi perempuan di Kabupaten Toba.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Anggota DPRD Kabupaten Toba Mutiara Panjaitan. (TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI) 

Soal Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan, Anggota DPRD Toba Mutiara Panjaitan: Kasus Kekerasan Fisik Tidak Terlalu Banyak

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Pemerintah Kabupaten Toba melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui para kepala desa yang ada di Kabupaten Toba. Sosialisasi ini bertajuk pada Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2020 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan.

Sebagai pemateri dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Toba Mutiara Panjaitan melihat bahwa jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Toba tidak terlalu banyak.

Namun, ia menyoroti seputar perlakuan terhadap perempuan di bidang ekonomi dan politik.

"Kalau saya lihat sih, kekerasan di Toba secara fisik terhadap perempuan tidak terlalu banyak. Lebih kepada yang tadi yang saya terangkan bahwa perempuan di Kabupaten Toba kebanyakan tidak bisa menikmati hasil jerih payahnya sendiri walaupun mereka bekerja di pasar, di ladang," ujar anggota DPRD Mutiara Panjaitan pada Selasa (6/7/2021).

"Point saya dalam sosialisasi ini adalah bahwa perempuan kurang bisa menikmati hasil jerih payahnya. Karena ini yang sering terjadi di Toba," sambungnya.

Baginya, ada sebuah catatan penting terhadap perlakuan tidak adil bagi perempuan di Kabupaten Toba.

"Mungkin masalah hirarki kita yang patrilineal, jadi perempuan dianggap bekerja untuk rumah tangga. Jadi, hasilnya pun tetap kaum bapaknya yang menikmati. Itu yang menjadi catatan penting bagi saya," terangnya

Sebagai wakil rakyat, ia mengatakan bahwa pihaknya memberi perhatian melalui mediasi dan menyerap aspirasi masyarakat soal pemberdayaan perempuan.

"DPRD ini juga bukan lembaga hukum, kami hanya bisa menjembatani, memediasi bila ada terjadi kasus-kasus. Ada beberapa kasus yang dilaporkan ke DPRD, bukan secara fisik tapi lebih pada sisi ekonomi," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved