Breaking News:

Penumpang Di Bandara Kualanamu Keluhkan Persyaratan Penerbangan Selama PPKM Darurat Jawa-Bali

Salah seorang penumpang yang bernama Jekson Sialoho. Ia mengeluh dan merasa dirugikan dengan diwajibkannnya penumpang harus vaksin dan swab PCR.

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Penumpang check in di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (5/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG -  Pemerintah secara resmi menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. 

Hal Itu dikarenakan kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia saat ini kian bertambah meningkat.

Terdapat sejumlah persyaratan baru bagi masyarakat yang melakukan penerbangan tujuan domestik via bandar udara dengan diwajibkan melampirkan hasil tes PCR dan bukti vaksin tahap pertama.

Baca juga: Yuni Sara Dituding Nonton Film Dewasa Bareng Anak : Saya Masih Waras

Salah seorang penumpang yang bernama Jekson Sialoho. Ia mengeluh dan merasa dirugikan dengan diwajibkannnya penumpang harus vaksin dan swab PCR.

"Dulu sebelum PPKM Darurat Jawa-Bali, saya terbang ke Jakarta pakai hasil tes Antigen berbayar Rp180 ribu atau GeNose harga Rp 40 ribu sudah bisa.

Sekarang harus PCR, dengan biaya Rp.800 ribu. Tentu ini kian menambah beban masyarakat yang hendak melakukan penerbangan," ujar Jekson Sialoho warga asal Kota Medan saat ditemui disela-sela proses vaksinasi di Atrium Lantai I Bandara Kualanamu, Selasa (6/7/2021).

Lanjut Jekson, kebijakan mewajibkan hasil tes PCR selama PPKM Darurat ini sangat menyulitkan masyarakat yang perekonomian lagi terpuruk akibat pademi Covid-19. 

"Penderitaan rakyat Indonesia saat ini sangat memperhatikan akibat pademi yang belum tahun kapan berkahir.

Jangan lagi menambah beban masyarakat dengan ingin terbang tujuan domestik diwajibkan tes PCR, yang harganya sangat mahal. Sementara layanan kesehatan lainnya seperti Antigen dan GeNose, harga murah tak bisa dipakai," ucap Jekson.

Diberitakan sebelumnya, vaksinasi di Bandara Internasional Kualanamu, sampai saat ini masih sampai tanggal (20/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved