Breaking News:

Ringankan Beban UMKM di Sumut, Pemprov Beri Subsidi Suku Bunga Kredit Usaha Rakyat

Saat ini realisasi KUR mikro di Sumut mencapai Rp 3.17 triliun dengan jumlah debitur 95.835 orang. 

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Liston Damanik
hai.grid.id
Ilustrasi Uang. (hai.grid.id) 

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Dinas Koperasi Sumut memberikan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pelaku UMKM yang mengalami kesulitan selama pandemi. 

"Diskop Sumut terus lakukan program untuk membantu UMKM seperti restrukturisasi pinjaman dan subsidi bunga bagi UMKM yang mengalami kesulitan keuangan terdampak pandemi Covid-19 melalui suku bunga KUR (Kredit Usaha Rakyat) diturunkan dari 7 persen menjadi 6 persen per tahun," kata Kasi Pengelolaan Data Dinas Koperasi  Usaha Kecil dan Menegah Sumatera Utara, Juniari Siahaan, Selasa (6/7/2021). 

Menurutnya, saat ini realisasi KUR mikro di Sumut mencapai Rp 3.17 triliun dengan jumlah debitur 95.835 orang. 

Untuk jenis super mikro sebesar Rp 228.2 miliar dengan jumlah debitur 25.078 orang dan jenis KUR kecil sebesar 1.66 miliar dengan jumlah debitur 7.988 orang.

"Sehingga total nilai penyalur KUR di Sumut saat ini Rp 5.08 triliun dengan jumlah debitur 128.901," katanya. 

Selain itu, Juniari mengatakan dalam mendukung peningkatan UMKM, Diskop Sumut juga terus mendorong para pelaku UMKM dapat memanfaatkan kebijakan pemerintah dan otoritas seperti program Banpres UMKM dan subsidi bunga. 

Lalu membantu melihat peluang terkini untuk mencari pasar baru sesuai kebutuhan pandemi dan new normal, mendorong pemanfaatan digital dalam penjualan dan pembayaran melalui pemasaran online dan perluasan penggunaan QRIS, dan membuat kampaye promosi dengan menggunakan selebgram lokal untuk posting penjualan UMKM. 

"Saat ini kendala utama dihadapi UMKM seperti penurunan permintaan, terhambatnya distribusi, dan akses pembiayaan sehingga dampaknya cash flow menurun, keterbatasannya bahan baku dan penjualan serta modal menurun, jadi dalam hal ini Diskop Sumut akan terus berusaha mendukung para pelaku UMKM untuk tetap meningkat," kata Juniari. 

Bahkan dengan berdasarkan perkembangan ekonomi terkini Sumut yang diperkirakan akan tumbuh berkisar 1.2 sampai 1.6 persen year over year (yoy), Juniari mengutarakan hal ini akan masih berpotensi tumbuh lebih tinggi apabila dilakukan kegiatan penguatan di sektor rill dan UMKM melalui berbagai dukungan. 

Selain itu, Juniari menyatakan dalam program pemerintah yang menambah penerima BLT UMKM sebanyak 3 juta orang di tengah PPKM darurat, di Sumut realisasinya akan bertahap.

"Untuk kebijakan pemerintah menambah jumlah penerima BLT UMKM ini realisasinya tentu bertahap dan akan dikirim melalui link kabupaten/kota pemberitahuannya," ujar Juniari. 

Terkait hal ini, untuk sistem pengusulan dilakukan seperti biasanya di mulai dari calon penerima bantuan diusulkan oleh dinas atau badan yang membidangi Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah Kabupaten /kota hingga pengusul bantuan menyampaikan calon penerima bantuan. (cr20/tribun-medan. com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved