Breaking News:

Info Kesehatan

Ternyata Pertanda Baik Hilang Indra Penciuman dan Perasa karena Covid-19, Ini Kata Ahli

Alasannya karena gejala itu dapat melindungi orang dari gejala mematikan lainnya seperti serangan pernapasan dan peradagangan.

Editor: Azis Husein Hasibuan
IST
Ilustrasi hilang indra penciuman - Ternyata Pertanda Baik Hilang Indra Penciuman dan Perasa karena Covid-19, Ini Kata Ahli 

TRIBUN-MEDAN.com - Jika anda terpapar Covid-19 mengalami gejala hilangnya indra penciuman dan perasa, jangan khawatir karena itu pertanda baik.

Hal ini berdasarkan penelitian Internasional, di awal tahun 2021, bahwa temuan gejala anosmia atau hilangnya indra penciuman merupakan salah satu indikator baik dari terpaparnya virus corona.

Dilansir dari Times of India melalui Kompas.com, menurut ahli mereka percaya bahwa kehilangan penciuman dan pengecapan serta penurunan nafsu makan merupakan pertanda baik dari Covid-19.

Alasannya karena gejala itu dapat melindungi orang dari gejala mematikan lainnya seperti serangan pernapasan dan peradagangan.

Ahli juga mengatakan, terinfeksi Covid-19 dengan gejala anosmia bearti mereka telah melindungi diri dari serangan pernapasan yang parah, biasanya dimulai minggu ke-2 saat terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Natasha Wilona Jawab Tuduhan Syuting saat Positif Covid-19, Sang Artis Beri Bukti Hasil Tes Swab PCR

Indra penciuman
Indra penciuman (Medcom.id)

Bahkan banyak dokter yang mengatakan, orang yang terpapar Covid-19 dengan gejala gastrointestinal seperti kram dan diare mungkin hanya menderita bentuk ringan.

Menurut dokter India yang telah bekerja untuk memetakan tanda dan gejala Covid-19, pasien dengan bentuk penyakit sedang atau parah yang memerlukan perawatan ICU di rumah sakit, jarang melaporkan mengalami gejala anosmia.

Ini menyiratkan bahwa anosmia sebagian besar merupakan pertanda yang baik dan hanya bentuk ringan dari Covid-19.

"Ini menekankan betapa pentingnya menyadari gejala anosmia," kata Alexander Wieck Fjaeldstad yang terlibat dalam salah satu penelitian seperti dilansir dari Eurekalert, 19 Januari 2021.

Menurut Fjaeldstad yang merupakan profesor di bidang penciuman dan pengecapan di Universitas Aarhus, rata-rata hilangnya indra penciuman adalah 79,7 pada skala 0-100.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved